Berita

am fatwa/net

Politik

TNI Terlibat Gusur Warga, AM Fatwa Surati Ryamizard Ryacudu

SENIN, 02 MEI 2016 | 18:18 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Politisi tiga zaman yang kini bertugas di DPD RI, A.M. Fatwa, mengirimkan surat terbuka ke Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu untuk mengkritik keterlibatan TNI dalam penggusuran warga miskin oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Saya sependapat dengan banyak pihak dan sikap berbagai kalangan yang menyesalkan keterlibatan TNI dalam eksekusi penggusuran untuk mendukung kebijakan Gubernur Ahok," ujar Fatwa dalam suratnya tertanggal hari ini (Senin, 2/5).

Ia menyebutkan setidaknya Gubernur Lemhanas, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo,MPR RI Zulkifli Hasan dan Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun yang tidak setuju dengan pelibatan TNI oleh Pemprov DKI. Mereka bahkan mengatakan peran TNI itu sebagai kemunduran reformasi TNI, tidak pada tempatnya dan bentuk intimidasi militer kepada rakyat.


Fatwa mengaku mendengar berita berkembang di tengah masyarakat bahwa dukungan TNI terhadap kebijakan Gubernur Ahok karena ada balas budi atas pemberian dana hibah yang berasal dari APBD DKI Jakarta, dan berbagai aliran dana CSR untuk TNI dan Polri. Karena itu, TNI terkesan ambigu untuk tidak mendukung penggusuran yang dilakukan Ahok.

"TNI berasal dari rakyat, TNI adalah alat politik negara, karena itu TNI tidak boleh berorientasi kepada kepentingan kelompok dan golongan tertentu," jelasnya.

Keterlibatan langsung aparat TNI dalam berbagai penggusuran, selain memposisikan TNI berhadapan langsung dengan rakyat juga akan mendelegitimasi kewibawaan TNI di mata dan hati rakyat Indonesia.

"TNI harus teguh memegang Sapta Marga Prajurit dan kode etik militer yang mencintai dan dicintai rakyat," kata Wakil Ketua DPR RI 1999-2004 itu.

Di awal surat, Fatwa mengatakan alasannya menyurati Ryamizard adalah karena mantan KSAD itu adalah seorang senior militer yang sedang dipercaya sebagai pembantu presiden dalam bidang pertahanan negara khususnya dalam mengkoordinir jajaran TNI di bawah komando Panglima TNI. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya