Berita

foto :net

Politik

Ahok Tak Dilema Gusur Warga Ke Rusunawa

KAMIS, 28 APRIL 2016 | 12:40 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku tak pernah merasa dilema ketika harus merelokasi warga gurusan ke rumah susun sewa sederhana.

"Kalau penggusuran tentu kita dilema, ini kan relokasi. Saya memindahkan warga ke tempat yang lebih kurang nggak enak saya dilema, untuk itu saya masuk ke politik, tapi kan saya memindahkan mereka ke tempat lebih baik," ujar Ahok di Balaikota DKI Jakarta Pusat, Kamis (28/4).

Menurut dia, rusunawa yang telah disediakan Pemprov itu memiliki lingkungan lebih bersih dan lengkap. Selain itu dilengkapi fasilitas memadai seperti bus sekolah gratis untuk antar anak-anak. Pendidikan anak-anak korban gusuran juga diperhatikan melalui program Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Jakarta Pintar.


"Orang yang tinggal di rumah susun kita tungguin dokter, ada perpustakaan ada taman," urainya.

Tak hanya itu, berdasarkan laporan yang diterimanya setelah warga direlokasi ke rusunawa, kasus kecelakaan yang menimpa anak-anak berkurang.

"Jadi keamanan anak-anak (terjamin), kecelakaan dilindes truk sudah hampir nggak ada, dulu di daerah yang padat rata-rata ke lindes truk jadi meninggal," terang mantan Bupati Belitung Timur ini.

Justru ia merasa dilema jika memindahkan warga korban gusuran ke lingkungan tidak sehat.

"Kamu nggak kasihan anak kamu terjangkit TBC kalau saya pindahin orang ke tempat yang tidak baik saya dilema, saya nggak bisa terima. Tapi kalau saya pindahkan ke tempat yang lebih baik ada sekelompok orang yang marah-marah saya diemin saja," kata Ahok.

Sebelumnya, Ahok pernah mengatakan Jakarta menempati posisi nomor dua di dunia terbanyak kasus penyakit tuberculosis.[wid]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya