Berita

foto: katolikkita

Dunia

Vatikan Resmi Mengakui Mukjizat Hosti Berdarah

SELASA, 26 APRIL 2016 | 11:07 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Takhta Suci Vatikan secara resmi mengakui adanya Mukjizat Ekaristi Hosti Berdarah yang terjadi di Legnica, Polandia pada Desember 2013.

Vatikan menerima peristiwa Hosti Berdarah ini sebagai sebuah "tanda dari Mukjizat Ekaristi" setelah melalui tes DNA.

Vatikan meminta keuskupan di Polandia mempersiapkan tempat khusus bagi Hosti Berdarah agar semua umat bisa bersama-sama melakukan penghormatan terhadapnya. Hal itu dikatakan Uskup Zbigniew Kiernikowski dari Legnica, Polandia, pada 17 April lalu setelah pertemuan Vatikan di bulan Januari 2016.


Saya berharap benda suci ini dapat semakin memperdalam dan memperkuat keyakinan kita terhadap Sakramen Maha Kudus. Kami melihat mukjizat ini sebagai sebuah tanda nyata Tuhan yang Mahatinggi sudi hadir dalam rupa manusia yang nyata sebagai tanda cinta yang luar biasa,” ungkap Uskup Zbigniew Kiernikowski, dikutip dari situs katolikkita.

Temuan mukjizat ini berawal dari Misa Natal 25 Desember 2013. Pada saat konsekrasi, hosti yang sempat terjatuh kemudian langsung diambil kemudian ditaruh di dalam piala yang berisi air.

Pada saat itulah bercak noda merah muncul di hosti. Setelah penampakan mukjizat, mulai dibentuk komisi khusus untuk menyelidiki persitiwa itu.

Dua bulan setelah peristiwa, sebagian kecil dari potongan hosti tersebut diambil untuk diperiksa oleh berbagai institusi penelitian. Dan hasilnya, Departemen Kedokteran Forensik menyatakan bahwa dari gambar hispatologikal dalam hosti ditemukan jaringan menyerupai jaringan otot halus jantung yang hidup.

"Tes juga memastikan bahwa jaringan tersebut adalah jaringan dari tubuh manusia dan juga ditemukan tanda-tanda tertekan," demikian bunyi laporan tersebut.

Menurut katolikkita, ini bukan pertama kali Takhta Suci mengakui kebenaran mukjizat hosti berdarah. Sebelumnya yang terkenal adalah Mukjizat Hosti Berdarah di Italia, yang setelah diperiksa memiliki jaringan darah yang hidup dan memiliki DNA darah yang sama dengan Kain Kafan dari Turin. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya