Berita

dian triansyah djani/net

Dunia

Wakil Tetap RI Bicara Aksi Nyata Untuk Agenda 2030 Di New York

SABTU, 23 APRIL 2016 | 07:27 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Semua negara di dunia perlu bekerjasama untuk secara nyata melaksanakan target pembangunan berkelanjutan sesuai kesepakatan Agenda 2030 yang disahkan pada September 2015 di gedung Perserikatan Bangsa Bangsa.

Hal itu ditegaskan Wakil Tetap RI untuk PBB di New York, Duta Besar Dian Triansyah Djani, pada acara "High Level Thematic Debate on Achieving Sustainable Development Goals" di hadapan 36 kepala negara dan kepala pemerintahan, 68 pejabat setingkat menteri, dan pejabat-pejabat tinggi dan wakil negara lainnya yang hadir di Markas Besar PBB, Kamis (21/4).

Menyadari arti penting Agenda 2030, Pemerintah Indonesia telah menjadikan pembangunan berkelanjutan sebagai salah satu pilar pembangunan nasional.


Bagi Indonesia, Agenda 2030 bukan hanya sekedar agenda global, melainkan juga sebagai kendaraan untuk mempercepat pencapaian tujuan pembangunan nasional.

Untuk itu, arah dan strategi pembangunan nasional Indonesia tidak semata-mata ditujukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi, namun juga diarahkan untuk penciptaan lapangan pekerjaan dan perlindungan lingkungan hidup.

Dubes Djani juga menjelaskan bahwa dalam waktu dekat, Pemerintah Indonesia akan menyiapkan kerangka hukum serta institusi penunjang di tingkat nasional untuk menindaklanjuti agenda Pembangunan Berkelanjutan, yang akan terdiri dari unsur pemerintah dan non-pemerintah untuk memastikan partisipasi seluruh pemangku kepentingan secara inklusif. Hal ini diharapkan dapat menimbulkan "sense of ownership" sehingga tujuan pembangunan berkelanjutan menjadi agenda seluruh masyarakat Indonesia.

Acara High Level Thematic Debate on Achieving Sustainable Development Goals merupakan forum tingkat tinggi pertama PBB dalam kerangka pembangunan berkelanjutan setelah disahkannya tujuan pembangunan berkelanjutan di PBB.

Forum ini juga bertujuan untuk memobilisasi peluang kerja sama dan pendanaan antara para pemangku kepentingan, khususnya terkait langkah-langkah bersama untuk mencapai target-target pembangunan berkelanjutan.

Pertemuan ini dilaksanakan seiring dengan acara penandatanganan Paris Agreement yang menandakan keinginan untuk bekerjasama dalam bidang perubahan iklim. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

DPR Minta TVRI Maksimalkan Siaran Piala Dunia hingga Pelosok Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 12:12

Budisatrio Dinilai Tepat Gantikan Sugiono di Kementerian Luar Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:53

KPK Kembali Periksa Lima Pejabat Pemkab Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Bupati Ade Kuswara

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:47

Trump: Putin Setuju Tahan Serangan ke Ukraina Selama Musim Dingin Ekstrem

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:29

Lonjakan Harga Emas Diprediksi Tembus Rp4,2 Juta Akhir Tahun

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:16

Pasar Minyak Masih Bergejolak Tanggapi Rencana AS Serang Iran

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:08

Bawang Putih Impor Bakal Masuk Pasar, Kemendag Targetkan Harga Jinak Sebelum Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:50

Saham Nokia Anjlok, Ketua Dewan Komisaris Mengundurkan Diri

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:20

Buntut Kasus Hogi Minaya, Kapolresta Sleman Dinonaktifkan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Rapat Pleno Tetapkan Gus Yahya Kembali Pimpin NU

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Selengkapnya