Berita

net

Hukum

Karpet Merah Untuk Koruptor Samadikun Lelucon Penegakan Hukum

JUMAT, 22 APRIL 2016 | 10:05 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Direktur Eksekutif Nation and Character Building Institute (NCBI), Juliaman Saragih mengkritik perlakuan istimewa yang diterima Samadikun Hartono.

Samadikun yang merupakan pemilik Modern Group adalah narapidana koruptor BLBI yang buron 13 tahun dan baru-baru ini ditangkap di China.

"Lelucon penegakan hukum. Kisah penjemputan buronan koruptor perbankan, Samadikun Hartono seperti tontonan selebritas dan pakai 'karpet merah'," kata Julian kepada redaksi, Jumat (22/4).


"Setelah merampok triliunan uang rakyat dan kabur puluhan tahun menikmati uang hasil rampokan. Bajingan koruptor dijemput dan dikawal pejabat setingkat Menteri pakai pesawat charter, sesampai di Halim PK disambut Jaksa Agung tanpa baju tahanan dan borgol," sambungnya.

Julian pun membandingkan perlakukan penegak hukum terhadap Samadikun dengan terduga teroris. Seorang terduga teroris bisa dikawal ketat puluhan pasukan bersenjata lengkap dengan tangan terbogol.

"Masalah ganti rugi juga masih bisa di 'negoisasi', dan siapa pula yang tahu kehidupan bajingan koruptor di sel tahanan," demikian kata Juliaman.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya