Berita

net

Dunia

PENCARIAN MH370

Dipastikan, Puing Yang Ditemukan Di Mozambik Milik MH370

RABU, 20 APRIL 2016 | 14:54 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Biro Keselamatan Transportasi Australia telah merilis Laporan Pemeriksaan Teknis yang menyimpulkan bahwa dua potong puing yang ditemukan di Mozambik beberapa waktu lampau sangat mungkin berasal dari pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang para Maret 2014.

Penerbangan MH370 itu membawa 239 penumpang dari Kuala Lumpur, Malaysia menuju Beijing, Republik Rakyat China pada 8 Maret 2014.

"Laporan Pemeriksaan Teknis dirilis oleh Biro Keselamatan Transportasi Australia menegaskan puing-puing hampir pasti berasal dari MH370," kata Menteri Transportasi Australia, Darren Chester, dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari ini, dikutip dari CCTVNews.


Salah satu bagian dari puing-puing itu ditemukan pada bulan Desember 2015 dan yang lainnya pada bulan Februari lalu.

Chester mengatakan, tulisan yang tercetak pada puing itu sepenuhnya cocok dengan font yang digunakan oleh Malaysia Airlines. Jenis cetak tulisan itu berbeda dengan yang digunakan pabrik Boeing ketika menyerahkan pesawat ke maskapai Malaysia itu.

Font dan warna dari tulisan yang tercetak pada bagian pertama (di bagian sayap) sesuai dengan yang dikembangkan dan digunakan oleh Malaysia Airlines.

Chester menambahkan bahwa bagian kedua adalah segmen panel stabilizer yang bertuliskan "No Step". Huruf dan warnanya cocok dengan yang digunakan Malaysia Airlines. Sebuah pengikat yang melekat pada bagian tersebut juga memberikan bukti bahwa puing berasal dari pabrik Boeing yang kemudian digunakan Malaysia Ailrines.

Chester menambahkan bahwa pencarian pesawat jet yang hilang akan terus berlanjut ke wilayah 20.000 kilometer persegi di Samudera Hindia, sekitar 2.000 kilometer di lepas pantai barat Australia. Pencarian dilakukan untuk menemukan lebih banyak bukti dari pesawat yang hilang. [ald]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya