Berita

Istri Pegawai LIPIA Tuntut Kenaikan Gaji

SELASA, 19 APRIL 2016 | 18:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sebanyak 15 pegawai Indonesia di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) resmi mogok kerja.

Sikap ini menyusul aksi demo yang dilakukan istri-istri dan keluarga besar 15 pegawai tersebut pada Kamis 14 April lalu.

Dalam tuntutannya mereka meminta Direktur LIPIA di Jakarta DR Khalid bin Muhammad Al-Denham agar menjalankan penyesuaian gaji terhadap 15 pegawai dari Indonesia berdasarkan aturan dalam surat Keputusan (SK) Kementerian Luar Negeri Kerajaan Saudi Arabia No 95/45/271 tanggal 26/71429 H (tahun 2008).


Hal ini penting lantaran sudah diperintahkan oleh Rektor Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud di Riyadh, Kerajaan Saudi Arabia, tapi sampai saat ini gaji tersebut belum diberikan.

"Kami meminta pemerintah Indonesia dan semua instansi terkait agar ikut menyelesaikan permasalahan suami-suami kami di LIPIA," ujar Nina Hafsah, salah seorang istri pegawai sekaligus koordinator aksi.

Penyelesaian tutuntuan tersebut juga kata Nina termasuk rapelan yang belum dibagikan sejak lama.

"Tuntutan kami itu termasuk rapelan yang belum diberikan kepada suami-suami kami sejak tanggal 1/7/1429 H (2008)," imbuhnya.

Gabungan para isteri dan keluarga besar 15 pegawai itu juga mendesak Direktur LIPIA di Jakarta membayar ganti rugi jaminan kesehatan yang belum pernah dibayarkan kepada suami dan keluarga mereka sesuai aturan dan Perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

"Kami meminta agar LIPIA membayarkan ganti rugi tunjangan hari raya yang tidak pernah diberikan selama suami kami bekerja di LIPIA," cetus Nina.

Untuk itu, Nina meminta pihak LIPIA agar secara berkala bekerjasama dengan pihak Kementerian Ketenagakerjaan karena hal ini berkaitan dengan mempekerjakan Warga Negara Indonesia yang bekerja di LIPIA tidak pernah dilaporkan.

Mereka pun berharap Kementerian Agama berkontribusi dalam penyelesaian masalah suami-suami mereka yang terkatung-katung selama 8 tahun secara lebih seius.

"Mengingat pihak Kementerian Agama adalah pihak pertama dalam kesepakatan kerjasama dengan LIPIA,” kata Nina.

Nina berharap LIPIA dapat mengindahkan peraturan perundang-undangan Indonesia terutama yang berkaitan dengan ketenagakerjaan peningkatan pendidikan dan kesejahteraan suami suami mereka dan keluarganya serta pemenuhan standarisasi yang diharuskan untuk mendapatkan akreditasi akademik dan kelembagaan.

Dia juga meminta LIPIA membatalkan pemutusan hubungan industrial terhadap ketiga suami-suami mereka karena hal itu melanggar peraturan dan perundang-undangan di Indonesia. Mengingat mereka yang diberhentikan sedang dalam proses penyelesaian masalah seperti yang dituntut diatas. [dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Gubernur BI pun Ikut Mundur, Ada Apa Ini Guru?

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:15

Rumah Bedeng di Lebak Bulus Kebakaran

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:00

Timnas Garuda Hadapi Timor Leste pada 31 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:30

Revolusi, Romansa, dan Runtuhnya Komisariat SMID IISIP

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:21

Presiden Harus Tindak Tegas Londo Ireng yang Merugikan Kepentingan Bangsa

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:19

Orang Tak Percaya Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:33

83 Penonton Jadi Korban Tribun GOR Satria Banyumas Roboh

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:18

Ahok Ungkap Awal Pecah Kongsi dengan Jokowi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:00

Nama Bupati KBB Jeje Ritchie Dicatut untuk Jual Jabatan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:35

Hantu itu Masih Gentayangan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:18

Selengkapnya