Berita

foto :net

Politik

Ahok: IMB Di Pulau Reklamasi Tetap Wewenang Saya

SELASA, 19 APRIL 2016 | 17:05 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku tak masalah apabila nantinya rancangan peraturan derah tentang reklamasi kembali ditolak oleh DPRD DKI Jakarta.

Mantan bupati Belitung Timur itu menilai hasil rapat bersama para menteri kemarin (Senin, 18/4) itu nantinya akan menjadi acuan dari usulan raperda baru.

"Saya harap kalau DPRD nggak mau buat Perda, berarti dengan keputusan menteri ini, saya ada cantelan untuk izinkan IMB (izin mendirikan bangunan). Reklamasi nggak ada yang salah," ujar Ahok di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (19/4).


Tak hanya itu, menurutnya, dengan dilibatkannya Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan mempermudah dirinya. Sebab, permasalahan teknis, seperti sumber pasir untuk reklamasi sudah tidak berada pada kewenangannya.

"Berarti berdebat soal alurnya seperti adanya penyalahan alur pasir, ini sudah bukan wilayah saya. Dia ngambil pasir dari Serang saya nggak bisa marahin bupati Serang," jelasnya.

Beda halnya jika menyangkut izin bangunan di pulau reklamasi masih tetap berada di bawah kewenangan Pemprov DKI.

"Izin tetap DKI. Bukan ingin, memang undang-undang mengatur," tutupnya.

‎Seperti diketahui sebelumnya, DPRD DKI telah sepakat menghentikan pembahasan Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) dan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantura Jakarta (RTRKSPJ). Saat ini, Gubernur Ahok tengah menyiapkan usulan reperda baru terkait reklamasi Teluk Utara Jakarta.

Rumusan raperda baru ini didapat dari hasil rembukan dengan beberapa menteri terkait yang menggelar rakor bersama Ahok. Dia meyakini raperda baru yang diusulkan akan lebih ideal berkat sumbangan pemikiran para menteri.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya