Berita

REKLAMASI TELUK JAKARTA

Perahu Nelayan Terhambat Lumpur Galian Reklamasi

MINGGU, 17 APRIL 2016 | 10:15 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Tidak mudah bagi para nelayan menuju Pulau G, salah satu pulau sulapan dari kegiatan reklamasi Teluk Jakarta oleh Pemprov DKI Jakarta.

Pagi ini, Minggu (17/4), ribuan nelayan dengan menggunakan perahu menuju Pulau G untuk melakukan penyegelan. Sesudah dari Pulau G, mereka selanjutnya akan melakukan penyegelan ke Pulau D. Namun, tidak mudah bagi mereka memasuki pulau-pulau buatan itu.

Selama berlayar dari Pelabuhan Muara Angke Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, atau tepatnya di tepinggiran Pulau G, parahu para nelayan tidak bisa bersandar, terhambat karena mengendapnya lumpur hasil penggalian reklamasi.


Saat ini, perahu-perahu nelayan itu terus berusaha dengan berbagai macam cara agar bisa merapat di Pulau G tersebut.

Penyegelan ini dilakukan oleh para nelayan dengan kembali melaut, sebagai rasa syukur atas keputusan Pemerintah dan DPR menghentikan kegiatan reklamasi Teluk Jakarta.

Perkembangan terakhir, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dan Komisi IV DPR sepakat untuk menghentikan sementara proyek reklamasi Teluk Jakarta sejak Rabu (13/4). Celakanya, di lapangan kegiatan reklamasi masih berlangsung.

Menyikapi itulah, para nelayan Teluk Jakarta melakukan aksi syukuran keputusan penghentian kegiatan reklamasi dengan cara aksi teatrikal/simbolik segel pulau oleh nelayan dan masyarakat.

Ribuan nelayan ini didukung oleh Forum Kerukunan Nelayan Muara Angke, Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta, KNTI Jakarta, WALHI Jakarta, Kontras, YLBHI, LBH Jakarta, SP, KIARA, KOPEL, JRMK, UPC, ICEL, PBH Dompet Dhuafa, ForBali Jakarta, BEM FIB UI, ILUNI, Semar UI, KSPI, Institut Hijau Indonesia, Pergerakan Indonesia, Rujak, FSPMI, KBTA dan lain sebagainya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya