Berita

Warga Yang Digusur Terpaksa Tinggal Di Perahu Karena Rusun Tak Layak

JUMAT, 15 APRIL 2016 | 17:43 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan menggusur Kampung Luar Batang, Jakarta, dinilai belum memberikan memberikan solusi yang baik. Pasalnya, kehidupan warga pada akhirnya luntang-lantung hingga tidak jelas.

"Kami ini bingung, Pak. Rusun yang dikasih, enggak ada yang layak sama sekali. Rusun Rawa Bebek, Rusun Marunda, Rusun Cakung, bobrok semua. Bagaimana kami hidup?" ujar ujar perwakilan warga Luar Batang RW 04, Sulaiman.

Dia mengatakan itu dalam pertemuan dengan dengan Wali Kota Jakarta, Rustam Efendi dan anggota DPRD DKI Jakarta  di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Jumat (15/4).


Hal itu misalnya dialami warga Pasar Ikan yang sudah digusur. Kata Sulaiman, banyak warga yang sudah mendapatkan kunci rumah susun justru mengembalikan kunci tersebut. Lantaran kodisi rumah susun yang tidak layak. Sehingga, mereka lebih memilih hidup di perahu yang mereka miliki.

"Rusun jauh dari laut, para nelayan tidak bisa lagi melaut, akhirnya mereka memilih tidur di perahu. Bukan tidak mau di rusun, tapi rusunnya enggak ada yang beres," tegasnya.

Oleh sebab itu, hingga saat ini terhitung 352 kartu keluarga yang mengungsi di Masjid Kramat Luar Batang.

"Ini bukan masalah pindahin rumah orang doang, Pak. Ini masalah pindahin hidup orang. Kami sadar kalau pakai tanah negara 56 tahun lalu, tapi enggak begini kami digusur," kata Sulaiman.

Sementara Wali Kota Jakarta Utara, Rustam Effendi mengatakan bahwa pihaknya akan menyiapkan rumah susun sebaik-baiknya dan tidak ada lagi yang tinggal di perahu. "Untuk yang tinggal di perahu, kami akan carikan solusi. Kami cari rusun yang dekat dengan laut, mau enggak mau ya begitu," jelas Rustam. [zul]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya