Berita

Pasca Penggusuran, Ahok Ancam Akan Sikat 'Manusia Perahu'

KAMIS, 14 APRIL 2016 | 15:47 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama tidak mempermasalahkan sebagian warga bekas kawasan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara memilih tinggal di perahu setelah rumah mereka dibongkar.

Namun, dia mengancam akan bertindak tegas kepada warga yang belakangan disebut 'manusia perahu' bila membangun tenda di atas tanah negara.

"Biarin saja dia mau di perahu. Nanti kamu kalau nginjak-nginjak (tanah) negara, bikin tenda lagi, ya kita sikat," tegas Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (14/4).


Pasalnya, dia mengatakan berdasarkan pengalaman sebelumnya, apabila sudah selesai membangun sheetpile (dinding turap yang dipasang di perairan) akan ada warga yang kembali membangun pemukiman.

"Jangan seolah-olah kasihan. Justru dia kurang ajar, menyengsarakan keluarganya," pungkasnya.

Ahok menegaskan, Pemprov DKI menyediakan tiga rumah susun untuk warga yang kena gusur di Pasar Ikan dengan syarat mereka memiliki KTP Jakarta. Ketiga rusun itu ada di Rusun Rawa Bebek, Rusun Marunda dan Rusun Kapuk Muara. Selain itu, Ahok mengatakan Pemprov DKI juga memberikan fasilitas bus gratis untuk akomodasi mereka sehari-hari.

"Anak anda dapat KJP, naik bus tidak bayar, Marunda dekat laut, bisa pinjamin modal Rp 5 - 10 juta. Jadi, siapa yang sengsarakan siapa, enggak usah bikin film sinetron lah," imbuhnya. [zul]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya