Berita

Ahok Curhat Sumber Waras Di Hadapan Perancang Busana

RABU, 13 APRIL 2016 | 16:55 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan kekesalannya di depan para designer dan sejumlah pengusaha fashion terkait pemeriksaannya mengenai dugaan kasus korupsi pembelian lahan RS Sumber Waras yang dilakukan Pemprov DKI 2014 lalu.

"Jakarta itu 26 persen bahan makanan mengandung boraks, rodamin, formalin, makanya kanker meningkat di Jakarta. Mau bangun rumah sakit kanker masalah gua dipanggil-panggil soal Sumber Waras, memang negeri ini gila," ujar Ahok ketika memberikan sambutan dalam acara Jakarta Fashion Food Festival (JFFF) yang ke 13 di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (13/4).

Pasalnya, dia menilai di Ibu Kota ini hanya mampu membuat konsep saja tetapi ketika melakukan eksekusi tidak dapat berjalan dengan baik.


"Beli di bawah NJOP masih dibilang kemahalan, memangnya ada tanah di mana bos, bisa beli NJOP di Jakarta?" kata Ahok.

Bahkan, dia berani menantang apabila ada pihak yang berani menjual lahan dengan harga NJOP harap menghubungi dirinya untuk segera dibeli oleh Pemprov DKI.

"Saya borong semua. DKI menyediakan Rp7 triliun satu tahun, untuk beli tanah, enggak ada pengembang yang lebih berani dari pada DKI," imbuhnya.

Oleh sebab itu, dia menekankan tidak ada gunanya berdebat dengan dirinya, sekalipun seorang profesor yang meladeni dirinya untuk berdebat.

"Anda kalau mau berdebat dengan saya  saya punya puluhan kajian oleh universitas terkemuka, kalau cuma satu profesor, saya punya puluhan kajian, bicara soal banjir, macet, saya punya 20-30an kajian satu bidang, anda mau berdebat sama saya kalah?" tantangnya. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya