Berita

net

Politik

Ustadz Solmed Jadi Juri Final Musabaqoh Kitab Kuning

SENIN, 11 APRIL 2016 | 16:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Babak grand final Musabaqoh Kitab Kuning akan digelar di Graha Gus Dur, Kantor DPP PKB di Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat pada 12-13 April 2016. Namun ada yang menarik dari gelaran final lomba yang diadakan PKB atas inisiasi ‎DKN Garda Bangsa itu. Apakah itu?

‎"Yang bertindak sebagai dewan juri dari Lembaga Bahtsulmasail PBNU. Babak final juga akan dihadiri oleh juri tamu Ustadz Solmed," ujar Ketua Umum DKN Garda Bangsa Cucun A Syamsurijal kepada wartawan, Senin (11/4).

Para ulama kondang juga telah disiapkan untuk menyeleksi para finalis. Mereka di antaranya KH Mahmudin Pasaribu (Medan), KH. Syafrudin Syarif (Jawa Timur), KH. Aniq Muhamadun (Jateng), Dr. KH. Ahsin Sakho (Cirebon), Dr. KH. Abdul Muqsith Ghozali (Jakarta), Prof. Dr. Hj. Huzaimah T. Yanggo, Dr. Badriyah Fayumi LC, MA, dan Dr. Hj. Faizah Sibromalisi.


Cucun mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, para kiai, pengasuh pondok pesantren dan para santri yang telah berpartisipasi dalam kesuksesan acara babak penyisihan Musabaqoh Kitab Kuning PKB yang diselenggarakan sejak 2 April sampai 9 April 2016.

"Tanpa dukungan para kiai, ulama, dan para santri, acara Musabaqoh Kitab Kuning tidak akan berjalan dengan sukses," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Steering Commitee (SC) Musabaqoh Kitab Kuning KH Maman Imanulhaq menyampaikan babak penyisihan Musabaqoh Kitab Kuning diikuti oleh ribuan peserta yang berasal dari perwakilan sejumlah pondok pesantren. Tidak kurang dari 5.000 santri berpartisipasi meramaikan babak penyisihan Musbaqoh Kitab Kuning yang digelar di 31 pesantren Se-Indonesia.

"Babak penyisihan juga telah dilaksanakan dengan lancar dan sukses, sekalipun ada beberapa peserta yang kita diskualifikasi kepesertaannya,  baik karena usia atau pun karena status pendaftar yang tidak lagi menjadi santri. Itu semua membuktikan besarnya animo para santri dan kalangan pondok pesantren untuk mensukseskan acara ini," ujar KH Maman Imanulhaq.

Salah satu persyaratan lomba adalah peserta berusia 17-25 tahun dari seluruh pondok pesantren yang berhaluan Ahlussunnah Wal Jamaah di Indonesia serta mendapatkan rekomendasi dari pengasuh pondok pesantren. Total hadiah MKK mencapai Rp200 juta, tiket umrah dan ziarah ke makam Imam Ghazali, serta bantuan biaya pendidikan.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya