Berita

net

Kesehatan

Harusnya Pemerintah Cepat Tangani Wabah DBD

SABTU, 09 APRIL 2016 | 01:50 WIB | LAPORAN:

Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) belum juga reda memakan korban, terlihat dengan adanya satu ruang penuh pasien memenuhi RSUD Depok baru-baru ini.

Anggota Komisi IX DPR RI Amelia Anggraini menilai, hingga kini pemerintah dinilai belum serius menuntaskan penanganan dan pencegahan wabah penyakit yang cukup mematikan tersebut.

"Saya pikir Kemenkes sebagai leading sektor kesehatan di pemerintah pusat agar memberi perhatian terkait kondisi ini. Dan berkoordinasi dengan dinas kesehatan seluruh kabupaten dan kota untuk perang terhadap sumber penyebab penyakit DBD," jelasnya kepada redaksi, Sabtu (9/4).


Menurut Amel, Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD memang sangat memperihatinkan. Apalagi tahun 2015 adalah tahun di mana siklus lima tahunan DBD di Indonesia terjadi. Tahun ini pun ternyata masih terjadi KLB DBD di beberapa daerah.

Dia mengatakan, harusnya kejadian ini bisa ditangani pemerintah dengan cepat. Karena kapasitas pos anggaran Kemenkes relatif besar dalam APBN 2016.

‎Tidak siapnya pihak Kemenkes dalam menanggulangi wabah DBD juga didapati Amel saat mengadakan kunjungan daerah. Bahkan ada daerah yang alat pencegahan seperti mesin pengasap atau fogging sudah tidak dapat dipakai alias dalam kondisi rusak.

"Ironi lainnya di daerah itu seperti tidak punya perencanaan terpadu menghadapi dan menekan angka KLB DBD karena upaya preventif tidak sepenuhnya dilakukan secara serius. Terbukti seperti mesin alat foggingnya itu sudah rusak dan tidak ada alat baru," ungkap politisi Partai Nasdem tersebut. [wah] 

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Prabowo Harus Siapkan Langkah Antisipatif Ketahanan Energi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:59

Beckham Jawab Keraguan dengan Tampil Trengginas di GBK

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:48

Daftar 97 Pinjol yang Didenda KPPU Imbas Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:28

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Wejangan Ray Dalio

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:45

Ketua DPD Dorong Pembangunan Fondasi Sepak Bola Lewat Kompetisi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:29

KPPU Denda 97 Pinjol Buntut Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:59

Purbaya Disentil Anas Urbaningrum Usai Nyemprot Ekonom Kritis

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:33

Serius Bahas PP Tunas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:18

Polri Didesak Audit Dugaan Aliran Dana Asing ke LSM

Sabtu, 28 Maret 2026 | 00:59

Selengkapnya