Berita

foto :net

Pertahanan

Dinas Penelitian TNI AL Selidiki Drone Asing Yang Jatuh Di Kepri

SABTU, 02 APRIL 2016 | 16:33 WIB | LAPORAN:

Kepala Dinas Penerangan Komando Armada Barat Letkol Laut Ariris Miftachurrahman mengatakan, drone yang jatuh di sekitar Selat Philip, Kepulauan Riua, merupakan pesawat tanpa awak buatan Inggris produksi tahun 1983.  

Drone itu berukuran panjang 2,5 meter dan rentang sayap 1,5 m. Mulanya ditemukan oleh  kapal feri MV Pintas 9  pada Kamis (31/3) sekitar pukul 14.00 WIB.
Kemudian benda itu dibawa ke Pelabuhan Batam Center dan dibawa kepolisian setempat untuk diselidiki.

Letkol Laut Ariris menambahkan, guna penyelidikan lebih lanjut, benda tersebut dibawa ke Jakarta dan ditempatkan di Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Laut (Dislitbangal).

Letkol Laut Ariris menambahkan, guna penyelidikan lebih lanjut, benda tersebut dibawa ke Jakarta dan ditempatkan di Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Laut (Dislitbangal).

Informasi dihimpun, Drone Banshee Target  bagian dari sistem latihan perang pertahanan udara. Pesawat ini menggunakan bahan terdiri dari komposit Kevlar dan kaca yang diperkuat plastik.

Drone ini berkinerja 35-185 kt dengan daya tahan antara 1-3 jam. Sedangkan pengontrolan penerbangan mengunakan remote jarak jauh.

Dalam operasionalnya, pesawat ini juga dapat dilengkapi dengan perangkat tambahan seperti radar, flare, atau sekam, maupun arm target. Meskipun peruntukannya banyak dipakai sebagai target sasaran, drone ini dapat juga berfungsi sebagai UAV pengintai dengan kamera.[wid] 

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya