Berita

ilustrasi/net

Kemendes Beri Insentif Bagi Investor Yang Mau Nanam Modal Di Perbatasan

SABTU, 02 APRIL 2016 | 03:48 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Salah satu program prioritas yang dijalankan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) adalah mempercepat pembangunan daerah perbatasan.

Direktur Jendral Pengembangan Daerah Tertentu (Dirjen PDTu) Kementerian Desa PDTT, Suprayoga Hadi, mengatakan, pihaknya mendorong agar ada insentif dan kemudahan-kemudahan bagi investor agar mau menanamkan modalnya di perbatasan. Kementerian Desa pun sudah membuat buku potensi-potensi perbatasan yang bisa menjadi panduan bagi investor untuk berinvestasi.

:Kita sudah launching buku potensi investasi perbatasan atau border investment submit, sebagai panduan bagi para investor kalau mau bangun perbatasan. Sekarang kita dorong agar ada insentif terhadap investor. Baik berupa kemudahan izin dan insentif lainnya," ujar Suprayoga (Jumat, 1/4).


Suprayoga menambahkan, pendekatan investasi perbatasan sangat penting karena selama ini perbatasan dibangun hanya dengan dua pendekatan, yakni security aproach(pendekatan keamanan) dan prosperity aproach (pendekatan kesejahteraan). Pemerintah sebelumnya juga belum pernah bicara investment atau pertumbuhan untuk mempercepat pembangunan perbatasan.

"Itulah sebabnya perbatasan selalu tertinggal karena tidak dianggap grouth area (pusat pertumbuhan). Perbatasan hanya dianggap daerah tertinggal yang perlu disejahterakan saja. Ini satu kekurangan yang kita lengkapi. Kita launching terobosan," imbuhnya. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya