Berita

net

Politik

Ahok: Anomali, Ada Faktor Orang Nggak Suka Saya Marah-Marah

KAMIS, 31 MARET 2016 | 14:49 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama tampaknya cukup terusik dengan hasil survei Charta Politika. Survei terbaru yang dirilis lembaga survei yang digawangi Yunarto Wijaya itu menyebutkan 82 persen responden merasa puas atas kinerja Ahok, tetapi elektabilitas Ahok hanya 51,8 persen.

"Saya nggak tahu, tapi saya baca ini ada anomali. Biasanya kalau orang puas sama kinerja kamu, biasanya elektabilitas mengikuti. Tapi ini nggak," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (31/3).

Ahok menduga elektabilitasnya tak sebanding dengan kepuasan kinerja salah satunya akibat gayanya memimpin.


"Mungkin ada faktor primordial. Ada faktor orang nggak suka gaya saya yang marah," katanya.

Terkait data 51,9 persen kader Partai Gerindra mendukung dirinya, Ahok menilai hal ini menjadi indikasi warga Jakarta punya pertimbangan sendiri yang tak terpengaruh dengan partai politik.

Bagi Ahok, hal ini tidak aneh karena fenomena yang sama juga terjadi di pemilihan tahun 2012, ketika dirinya bersama Jokowi melawan pasangan Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) yang d‎iusung empat partai politik.

"Pemilih Gerindra dan PDIP kecil sekali (koalisi Jokowi-Ahok), sedangkan Pak Foke menggabungkan semua partai. Toh kalah juga kan. Jadi sebenarnya bukan soal parpol atau apa. Orang kan sudah makin pinter pilih orangnya,"‎ pungkasnya.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya