Berita

ahok/net

Ahok: Film Karya Anak Bangsa Tak Kalah Dengan Luar Negeri

RABU, 30 MARET 2016 | 19:18 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purbama alias Ahok bersama beberapa artis senior merayakan peringatan Hari Film Nasional 2016, di Balaikota Jakarta, Rabu (30/3).

Puncak acara yang digelar di ruang Balai Agung, Balaikota itu juga dihadiri oleh Menteri  Pendidikan Anies Baswedan, dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Ahok memang dikenal memiliki kegemaran menonton film Indonesia. Bahkan, beberapa kali mengajak para pejabat Pemprov DKI pergi ke bioskop.


Dalam acara itu, Ahok memberikan sambutan. Ahok bercerita, suatu hari, ia pernah menonton film bersama anaknya yang berusia sembilan tahun.

"Anak saya nonton film Comic 8 pada Jumat. Kemudian Sabtu atau Minggu sore, saya ajak anak saya nonton film Kung Fu Panda," kata Ahok.

Usai menonton film Kung Fi Panda, Ahok bertanya ke putranya, membandingkan film Kung Fu Panda buatan luar, dan Comic 8 bikinan Indonesia.

"Menurut kita, mungkin Kung Fu Panda oke ya karena terkenal. Tapi anak kecil sembilan tahun ini tertawa lepas saat menonton Comic 8. Dia bilang lebih lucu Comic 8," kata Ahok disambut tepuk tangan.‎

Ahok menyatakan peran film bagi penontonnya begitu besar. Selain Comic 8, Ahok juga menyampaikan penilaian bahwa film The Raid juga tak kalah dengan film Hollywood dari Amerika Serikat.‎

"Saya kira film kita dengan teknologi yang baru, kita enggak kalah (dengan film luar negeri)," lanjutnya.

Ahok pun memberi kesimpulan bahwa film karya anak bangsa tidak kalah dengan film karya luar negeri.

Dalam acara ini, diberikan juga Piala Antemas, lambang pencapaian tertinggi film terlaris. Piala Antemas nomor satu diberikan untuk film Surga Yang Tak Dirindukan karena sudah ditonton lebih dari 1,5 juta penonton tahun ini.‎‎

Sekedar diketahui, sineas yang datang merayakan Hari Film Nasional 2016 di Balaikota antara lain: Slamet Rahardjo Djarot, Widyawati, ‎Nani Widjaya, Camelia Malik, Ahmad Albar, Manoj Punjabi, Anggi Umbara, dan lain-lainnya.‎ [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya