Berita

Yunarto Wijaya/net

Nusantara

PILKADA JAKARTA

Parpol Pendukung Ahok Akan Dapat Imbas Positif

RABU, 30 MARET 2016 | 17:39 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya mengatakan tidak tertutup kemungkinan ada deal-deal politik antara Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjhajaha Purnama dengan partai-partai yang mendukung dirinya. Tetapi berdasarkan analisa dirinya, hanya ada satu pendekatan ilmiah sehingga partai mendukung Ahok maju sebagai calon petahana merebutkan kursi DKI 1 melalui jalur independen.

"Secara ilmiah ada namanya coattail effect. Itu adalah efek dongkrak calon yang berelektabilitas tinggi terhadap partai. Jadi setiap calon populer, maka imbasnya akan kena pada partai pendukung," ujar Yunarto dalam acara rilis survei "Siapa Berani Lawan Ahok?" di Jakarta, Rabu (30/3).

Yunarto mengatakan, coattail effect sering terjadi di Indonesia. Contohnya, Joko Widodo yang memberikan elektabilitas kepada PDIP. Begitu pula dengan figur Susilo Bambang Yudhoyono yang mendongkrak Partai Demokrat.


"Elektabilitas Partai Gerindra juga melonjak karena adanya sosok Prabowo Subianto. Jadi, partai yang akan mendukung Ahok pada pilkada nanti juga akan terkena imbasnya,"
tambahnya.

Lebih lanjut, Yunarto menilai saat ini kepercayaan masyarakat pada parpol rendah. Sehingga, akhirnya masyarakat lebih menyukai calon independen yang maju tanpa didukung parpol. Oleh sebab itu, setiap partai yang mendukung Ahok, maka masyarakat akan menilai bahwa masih ada partai yang berdiri bersama rakyat.‎

"Ini adalah bagian dari otokritik dari partai yang selama ini tidak dipercayai masyarakat lagi. Artinya, setiap partai yang mendukung calon independen akhirnya mendapatkan limpahan persepsi positif dari masyarakat," tukasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya