Berita

susaningtyas/net

Susaningtyas: Indonesia Harus Lebih Tegas Tangani Kasus Panyanderaan

RABU, 30 MARET 2016 | 13:59 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), TNI, Badan Intelijen Negara (BIN) dan Polri seharusnya menyikapi dengan lebih tegas kasus penyaderaan 10 warga negara Indonesia (WNI) yang dilakukan oleh kelompok Abu Sayaf.

"Jangan takut. Meskipun boleh saja kita serahkan penanganannya kepada Filipina sekalipun," kata pengamat militer dan intelijen, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Rabu, 30/3).

Indonesia, tegas Susaningtyas, memiliki berbagai pengalaman hebat di masa lalu dalam menghadapi masalah hostage ini. Dalam hal ini, ada beberapa hal yang harus menjadi dasar pertimbangan.


Pertama, Indonesia mempunyai pengalaman membebaskan hostage di luar negeri, woyla dan MV kudus. Kedua, Indonesia juga seharusnya sudah menirim pejabat untuk lakukan "shuttle diplomacy" ke Manila untuk meminta kejelasan apakah Manila sanggup bantu atau Indonesia boleh aksi sendiri.

"Ini saat tepat untuk menunjukkan kemampuan tempur Indonesia," demikian Susaningtyas. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya