Berita

jamal wiwoho/net

Jamal Wiwoho: Saya Siap Hadapi MEA!

RABU, 30 MARET 2016 | 08:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dibandingkan negara lain, Indonesia sangat tertinggal dalam sosialisasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Berbeda dengan negara lain, para mahasiswa Indonesia juga sangat asing dengan istilah MEA itu.

"Meskipun mungkin mendengar," kata Ketua Yayasan St. Pignatelli, Rm JB Clay Pareira SJ, dalam seminar dengan tema "MEA dan Tantangan Dunia Pendidikan Indonesia" di STIE St. Pignatelli, Solo.

Contoh di Thailand, smabungnya, kedatangan MEA itu disambaut dengan berbagai gelar budaya yang diikuti oleh anak-anak sekolah dan mahasiswa. Dalam gelar budaya mereka menggunakan pakaian tradisional masing-masing dan  menyanyikan lagu-lagu.


"Seakan-akan bagi mereka MEA adalah suatu kehidupan baru dalam budaya mereka, dalam negaranya," ujar Rm Clay yang banyak tahun tinggal di Thailand dan Italia.
 
Acara seminar pun menjadi segar dan hidup ketika Irjen Kemenristek & Dikti, Jamal Wiwoho, iba-tiba turun panggung dan meminta seluruh peserta dari berbagai kota di Jawa Tengah yang berjumlah 300 orang untuk berdiri. Dengan suara lantang, Staf Khusus Presiden itu memerintahkan kepada seluruh peserta untuk meneriakan yel-yel: "Saya Siap Menghadapi Mea."

Jamal Wiwoho kemudian memimpin seluruh peserta meneriakan yel-yel tersebut. Akhir dari teriakan "yel-yel" tersebut, tepuk tangan menggema dan senyuman pun mengembang di seluruh ruangan aula STIE.

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), sekalipun belum diketahui benar oleh dunia pendidikan dan para mahasiswanya setidaknya dengan cara itu membuat orang tertarik untuk menyimak seminar tersebut. Selain Jamal Wiwoho, seminar tersebut menghadirkan juga Dr drh C Novi Primiani MPd (Dekan F-MIPA IKIP PGRI Madiun), Franciscus Welirang (Pengusaha Nasional) dan dipandu oleh Didik Kartika (Wartawan). [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya