Berita

ilustrasi/net

Kesehatan

Senayan Maunya Pemerintah Tunda Naikkan Iuran BPJS

KAMIS, 24 MARET 2016 | 17:35 WIB | LAPORAN:

Pemberlakukan Perpres No 10/2016 tentang kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang menurut rencana mulai diberlakukan 1 April 2016, harus ditunda oleh pemerintah.

Hal itu diutarakan ‎Anggota Komisi IX DPR RI FPPP Muhammad Iqbal pada dialektika demokrasi membahas ‎Kenaikan Iuran BPJS bersama Direkrsi BPJS, Bayu Wahyudi dan Koordinator BPJS Watch Indra Munazwar di Gedung DPR, Kamis (24/3‎).

Menaikkan iuran BPJS, kata dia, memberatkan peserta khususnya kelas II. Apalagi, selama ini pelayanan rumah sakit masih sangat mengecewakan.


"Jangan  hanya karena menyatakan devisit Rp 5,8 triliun, lalu Presiden RI mengeluarkan Perpres BPJS tersebut, khususnya terkait pasal 119 soal kenaikan iuran sampai Rp 30 ribu, dan Rp 50 ribu," tegas Iqbal.

Kalau pun dinaikkan, seharusnya hanya berlaku pada kelas I, bukan kelas II. Kenaikan iuran tersebut juga harus disesuaikan dengan kemampuan masyarakat.

"Belum lagi masalah pelayanan khususnya di daerah, yang masih mengecewakan masyarakat, maka iuran itu pasti makin memberatkan,” ujar Iqbal.

Dengan demikian, kunci sukses tidaknya pelayanan kesehatan melalui BPJS tersebut ada di pemerintah.

"Bagaimana  politik kesehatan pemerintah? Kalau mau serius, maka pelayanan BPJS kesehatan itu pasti akan beres,” demikian Iqbal. [sam]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Prabowo Harus Siapkan Langkah Antisipatif Ketahanan Energi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:59

Beckham Jawab Keraguan dengan Tampil Trengginas di GBK

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:48

Daftar 97 Pinjol yang Didenda KPPU Imbas Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:28

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Wejangan Ray Dalio

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:45

Ketua DPD Dorong Pembangunan Fondasi Sepak Bola Lewat Kompetisi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:29

KPPU Denda 97 Pinjol Buntut Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:59

Purbaya Disentil Anas Urbaningrum Usai Nyemprot Ekonom Kritis

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:33

Serius Bahas PP Tunas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:18

Polri Didesak Audit Dugaan Aliran Dana Asing ke LSM

Sabtu, 28 Maret 2026 | 00:59

Selengkapnya