Berita

Basuki Hadimuljono

Advertorial

INOVASI-SOLUSI INFRASTRUKTUR

Balitbang Kementerian PUPR Hadirkan Produk-Produk Pendukung Pembangunan

RABU, 23 MARET 2016 | 22:03 WIB

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) sukses menemukan solusi dan membuat inovasi untuk menjawab tantangan bidang infrastruktur.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menegaskan, pembangunan infrastruktur di Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan pembangunan konstruksi dengan cara biasa. Namun butuh penerapan teknologi agar percepatan pembangunan bisa dicapai.

Disini peran penting Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian PUPR sebagai dapur inovasi untuk menjawab tantangan yang ada dan terus melakukan inovasi. Hasil inovasi tersebut seperti penemuan precast (beton pra cetak) yang terus diperbaharui kualitas fisiknya hingga Pompa Air Tenaga Mikrohidro," kata Basuki di Jakarta.


Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Arie Setiadi Moerwanto mengatakan, untuk mendukung kinerja kementerian yang dinamis, Balitbang PUPR dituntut untuk siap dan selalu hadir dengan solusi dan inovasi dalam setiap persoalan terkait infrastruktur.

Balitbang merupakan tulang punggung teknik pembangunan infrastruktur di Kementerian PUPR. Balitbang dituntut untuk menyediakan produk-produk software maupun hardware berbentuk penyusunan Norma, Standar, Manual dan Pedoman (NSPM), menciptakan Teknologi Tepat Guna, serta menyediakan Advis Teknik dan Data Analisis yang berpedoman pada empat hal, yaitu: 1. relevan (sesuai dengan kebutuhan); 2. aplikatif (mudah dilaksanakan); 3. inovatif (unsur terbarukan); dan 4. kompetitif (bersaing dalam hal waktu, biaya, dan mutu),” ujar Arie.

Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menambahkan, Balitbang PUPR juga turut menunjang pengembangan bidang Sumber Daya Air, Bidang Jalan dan Jembatan, Bidang Perumahan dan Permukiman, Bidang Kebijakan dan Penerapan Teknologi.

Sebab itu, kata dia, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan bahwa Balitbang PUPR harus mengemban tugas untuk selalu menciptakan produk yang langsung mendukung pembangunan infrastruktur yang handal dan berdaya saing tinggi.

Sampai saat ini, lanjut Arie, sudah banyak inovasi dan kreasi berupa produk-produk yang dihasilkan Balitbang PUPR dan sudah diterapkan di lapangan. Hasilnyapun cukup memuaskan dan mampu menjawab tantangan lapangan, tidak hanya di meja penelitian.

"Produk Litbang sebelum dirilis sudah kita demonstrasikan dan uji kualitasnya di lapangan. Produk yang dihasilkanpun harus mengikuti perkembangan teknologi terkini dan dapat memanpaatkan sumberdaya di masing-masing lokasi,” tegasnya.

Ari melanjutkan, infrastruktur yang selama ini dinikmati bangsa Indonesia adalah buah kinerja keluarga besar Kementerian PUPR. Infrastruktur tersebut bukan sebatas perbaikan jalan, pembangunan gedung, pembangunan bendungan, perbaikan irigasi, dan proyek lainnya yang menjadi sorotan utama tugas Kementerian PUPR.

Di balik fisik infrastruktur-infrastruktur tersebut, berbagai hal harus dilakukan oleh Badan Litbang PUPR untuk mendukung agar infrastruktur tersebut dapat memenuhi persyaratan keamanan, layak fungsi dan berkesinambungan.

Dukungan tersebut mulai dari data yang telah diolah guna menunjang desain, NSPM guna memastikan bahwa infrastruktur direncanakan, dibangun dan dioperasikan dengan baik, pengujian laboratorium hingga advis-teknik jika terdapat anomali dan/atau permasalahan di lapangan,” katanya.

Dengan disiplin yang tinggi, lanjut Arie, para ahli Indonesia terbukti mampu menghasilkan produk inovatif yang berguna. Karena itu, Balitbang PUPR sudah dan akan selalu berupaya keras untuk membuktikan hal itu.

Sejumlah produk inovatif Kementerian PUPR itu, demikian kata Arie yang sebelum menjabat sebagai Direktur Bina PSDA - Ditjen SDA, antara lain teknologi Modular untuk Perumahan dan pengelolaan sumber daya air, flood early warning system, sumur resapan, ruang henti khusus (RHK) untuk membantu mengurai kemacetan, Sindila (alat pengukur volume dan kecepatan lalu lintas Produk Litbang Kementerian PUPR, tambalan cepat, material timbunan ringan, berbagai variasi aspal beton, berbagai tipe peredam energi untuk bendung sesuai karakteristik sungai, peta potensi gempa untuk perencanaan infrastruktur, peta Isohyet hujan rencana sebagai solusi seiring dengan inovasi terbaiknya. ***


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya