Berita

muhammad idrus/net

Politik

PILGUB DKI 2017

Idrus Programkan Rp 1 Miliar 1 RW Setiap Tahun

SENIN, 21 MARET 2016 | 17:43 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Muhamad Idrus, mengklaim menyiapkan beberapa program untuk menggerakan ekonomi warga Ibukota.

Salah satunya, program kucuran dana Rp 1 miliar untuk 1 RW per tahun. Ia berpandangan, perekonomian harus dibangun dari kampung bukan dari kawasan elite seperti Thamrin dan Sudirman.

"Dengan dana Rp 1 miliar per tahun, warga bisa leluasa mengelolanya untuk mendongkrak taraf kehidupan ekonominya," katanya dalam pernyataan pers, Senin (21/3).


Kandidat yang menjadikan #JakartaKEREN sebagai slogan itu juga mengungkapkan, Pemprov DKI perlu menempatkan PNS di setiap RW di Jakarta. Hal itu guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga, bila warga akan mengurus administrasi kependudukan atau hal lainnya tidak perlu datang ke kantor kelurahan.

Dasar pertimbangan penempatan PNS pada tiap RW adalah karena sebagian besar warga Jakarta memiliki aktivitas super padat dan super sibuk.

"Pelayanan jemput bola hari ini harus juga ditopang dengan hadirnya birokrasi (PNS) untuk turut langsung melayani warga di Kantor RW secara prima," jelas Idrus.

Penempatan PNS di tingkat RW ini merupakan salah satu program yang digagas oleh Muhamad Idrus yang disebut sebagai 1 PNS 1 RW.

Selain itu Idrus pun menjanjikan program 1 Koperasi 1 RW. Ketua Koperasi Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta ini, mengungkapkan, kesenjangan ekonomi warga Ibukota saat ini semakin lebar.

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta perlu memperhatikan warga kelas menengah dan ke bawah, sampai ke level paling bawah yaitu Rukun Warga (RW). [ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya