Berita

joko widodo/net

Politik

Siapa Pembisik Jokowi Sehingga Iuran Jaminan Kesehatan Harus Naik?

SABTU, 19 MARET 2016 | 12:38 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL.  Komisi IX DPR mempertanyakan siapa yang memberi masukan kepada presiden sehingga keluar Peraturan Presiden 19/2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden 12/2013 tentang Jaminan Kesehatan.

Perpres ini yang mengatur kenaikan iuran kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional.

"Padahal Komisi IX sudah bertanya, siapa yang memberi informasi ke presiden supaya iuran harus naik? Semua angkat tangan (tidak mengaku). Presiden sampai tanda tangan perpres itu tidak ada yang tahu siapa yang memberi masukan," ungkapnya heran, dalam diskusi "BPJS, Antara Sehat dan Sengsara", di Cikini, Jakarta, Sabtu (19/3).


DPR RI menolak kenaikan iuran peserta BPJS Kesehatan sebelum dilakukan evaluasi urgensi dan evaluasi pelaksanaan program sepanjang 2015. Apalagi sudah banyak sekali kesalahan manajemen yang ditemukan.

"Senin direksi BPJS dipanggil presiden. Pertimbangkan harga-harga masih naik, listrik masih naik. Jangan naikkan dulu pelayanan standar," ucapnya.

Dede bahkan meminta pemerintah memikirkan alternatir pinjaman luar negeri untuk memberikan dana talangan kepada BPJS Kesehatan yang terancam bangkrut.

"Masa enggak bisa berikan pinjaman dari luar negeri (untuk pelayanan kesehatan) kalau bisa meminjam untuk infrastruktur?" sindirnya lagi. [ald] 

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya