Berita

krimea/net

Dunia

Dua Tahun Aneksasi Krimea, Uni Eropa Ajak Negara Lain Beri Sanksi Ke Rusia

JUMAT, 18 MARET 2016 | 20:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Uni Eropa menyerukan agar ada lebih banyak negara yang menerapkan sanksi ke Rusia terkait aneksasi Krimea, dua tahun yang lalu.

Dalam sebuah pernyataan bersama yang dikeluarkan untuk menandai dua tahun aneksasi Krimea, sebanyak 28 negara anggota Uni Eropa menyebut bahwa pembangunan militer Rusia di Krimea saat ini mengkhawatirkan.

Uni Eropa, dalam pernyataan yang sama juga menegaskan akan tetap mempertahankan sanksi yang melarang perusahaan-perusahaan Eropa untuk menanam investasi dalam eksporasi minyak dan gas di Laut Hitam Rusia.


"Uni Eropa tetap berkomitmen untuk sepenuhnya menerapkan kebijakan non-pengakuannya, termasuk melalui tindakan pembatasan," kata Dewan Eropa, yang mewakili pemerintah Uni Eropa dalam pernyataan tersebut.

"Uni Eropa menyerukan lagi kepada negara-negara anggota PBB lainnya untuk mempertimbangkan langkah-langkah non-pengakuan yang sama," sambung pernyataan yang sama.

Menanggapi hal tersebut, Kremlin mengatakan bahwa isu Krimea bukan soal negosiasi atau kontrak internasional.

"Posisi kami jelas, ini merupakan wilayah dari Federasi Rusia Rusia yang belum dibahas dan tidak akan pernah kami bahas dengan siapapun," kata juru bicara Presiden Vladimir Putin Dmitry Peskov dalam teleconference dengan wartawan.

"Dalam hal ini kita harus memperlakukan dengan hormat ekspresi kehendak warga Krimea dan keputusan yang diambil dua tahun lalu," tegasnya seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya