Berita

Masayu Anastasia:net

Blitz

Masayu Anastasia, Lega Cerai Dengan Lembu

JUMAT, 18 MARET 2016 | 09:19 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Masayu Anastasia lega bukan main. Majelis Hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan akhirnya mengabulkan gugatan cerai dirinya kepada Lembu Wiworo Jati. Putusan yang dianggap baik dari proses perceraian yang dianggap melelahkan.

"Hari ini putusan dari gugatan Masayu diterima, dua materi gugatan dikabulkan semua. Gu­gatan perceraian dan hak asuh anak," ungkap Aga Khan, kuasa hukum Masayu, kemarin.

"Hasil putusannya Alhamdulil­lah gugatan gue dikabulkan, yang pasti sekarang jauh lebih lega, ini yang gue tunggu," sahut Masayu.


Kondisi stres yang diala­mi Masayu selama menjalani persidangan memang tak bisa dipungkiri. Apalagi ia selama ini menganggap Lembu tak lagi bisa diajak berkomunikasi dan cenderung mengulur waktu proses cerainya. "Manusiawi, dia kan yang menggugat dengan fakta-fakta hukum, tertekan dia dengan ini semua," ujar Aga.

Selain gugatan cerai, Masayu juga mendapat hak asuh anak. Tapi Lembu juga dibebaskan untuk menjumpai anaknya.

"Kalau hak asuh anak kan me­mang 12 tahun di bawah harus ikut ibu, fakta di pengadilan terbukti, mau kapanpun Lem­bu ketemu anaknya silakan," beber bintang film Buruan Cium Gue ini.

Saat berada di ruang sidang, Masayu dan Lembu juga tak bertukar kata. Pastinya Masayu bersyukur berpisah dari vokalis Club 80’s itu.

"Gue nggak mau tanggapi Lembu, gue akan jaga omon­gan gue." Usai diputus cerai, Lembu tampak tetap kalem. Sama seperti sebelum-sebe­lumnya, Lembu menghadiri persidangan namun tak pernah berkata apapun perihal masalah rumah tangganya. Ia selalu bungkam mengenai hal tersebut. "Ya biar Masayu saja (bicara soal perceraian)," ujar pria yang berprofesi sebagai penyiar dan penyanyi usai sidang.

Meskipun sudah dicecar per­tanyaan terkait putusan cerainya, Lembu tetap santai berjalan. Bahkan, ayah satu anak itu sampai mengeluarkan rokok di hadapan awak media yang ten­gah menyorotnya. ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya