Berita

Angelina Jolie:net

Blitz

Angelina Jolie, Hujan-Hujanan Di Suriah

KAMIS, 17 MARET 2016 | 09:18 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Angelina Jolie terus men­ebar pesona saat menyuarakan kepeduliannya pada pengungsi korban konflik negara di Su­riah. Aksi nyata yang terbaru adalah dengan hujan-hujanan, dia berbicara kepada media dan meminta semua pihak lebih peduli pada masalah pengungsi ini.

"Kita tidak boleh melu­pakan bahwa semua fokus pada masalah pengungsian di Eropa ini, tekanan yang pal­ing besar masih dirasakan di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, setidaknya se­lama lima tahun terakhir ini," ujar Jolie.

Pernyataan tersebut disam­paikan istri Brad Pitt ini di sela-sela kunjungannya ke kamp pengungsian warga Suriah di Libanon, Selasa (15/3). Kun­jungan tersebut juga bertepatan dengan peringatan lima tahun terjadinya perang di Suriah.


Dalam kunjungannya di tengah hujan itu, bintang film Maleficent dan Wanted ini bertemu dengan seorang ibu empat anak bernama Khulud yang tinggal di sebuah tenda di Bekaa Valley kawasan Libanon Timur.

Diceritakannya, ibu tersebut lumpuh setelah jadi korban penembakan di Suriah. Jolie begitu tersentuh ketika bertemu wanita tersebut. Menurutnya tidak sekalipun ibu itu menge­luh atau berhenti tersenyum, meskipun kondisi kehidupan­nya memprihatinkan.

"Dia tidak meminta apapun kecuali agar anak-anaknya bisa sekolah dan memiliki kehidupan yang lebih baik," ucapnya. "Saat aku melihat senyumnya dan dedikasinya pada suami dan bagaimana anak-anaknya merawatnya, aku sangat mengaguminya. Mereka adalah pahlawan un­tukku. Dan aku bertanya pada diriku sendiri, apa yang sudah kita lakukan ketika seorang pejuang seperti ini jadi merasa seperti seorang pengemis," tambah Duta Khusus PBB un­tuk urusan pengungsi ini.

Meskipun air hujan terus menerpa wajahnya, Jolie tetap dengan berapi-api berbicara kepada media mengenai kondi­si para pengungsi Suriah yang ditemuinya. Dia menyampai­kan ada 6,5 juta orang terlantar di Suriah dan 4,8 juta lainnya mengungsi di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara. Dan sebagian besar mereka yang terlantar ini adalah wanita dan anak-anak. ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya