Berita

alex noerdin/net

Nusantara

BUPATI NARKOBA

Alex Noerdin: Tidak Ada Kekosongan Pemerintahan Di Ogan Ilir

SELASA, 15 MARET 2016 | 12:48 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sangat menyayangkan penangkapan Bupati Ogan Ilir (OI) terpilih periode 2016-2021, Ahmad Wazir Nofiadi.

Nofiadi adalah anak dari Mawardi Yahya, bekas Bupati Ogan Ilir yang mengundurkan diri untuk memberi jalan kepadanya mencalonkan diri di Pilkada Serentak tahun lalu.

Nofiadi alias Ofi digerebek Badan Narkotika Nasional (BNN) di rumah ayahnya di Jalan Musyawarah, RT 26, Kelurahan Karang Jaya, Gandus, Kota Palembang, pada Minggu malam (13/3).


Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, mengatakan, roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir akan tetap berjalan seperti biasa.

"Kalau kekosongan, tidak (terjadi). Ada wakil bupati (Ilyas Panji Alam), Sekda, dan seluruh jajarannya. Saya pastikan itu," terangnya saat ditemui di Hotel Novotel, Palembang, Selasa (15/3).

Mengenai proses politik yang melibatkan parpol-parpol pendukung AW Nofiadi-Ilyas Panji, menurut Alex akan dikesampingkan terlebih dahulu.

"Soal partai itu nanti dulu, yang penting ini segera diselesaikan. Kalau non aktif, kami akan Plt-kan wakil bupatinya," jelasnya, seperti diberitakan RMOL Sumsel.

Yang pasti sang Gubernur sangat terkejut dengan berita penangkapan itu. Hampir sebulan lalu dirinya melantik AW Nofiadi di Palembang Sport Convention Center (PSCC), Rabu 17 Februari lalu.

"Yang melantiknya saya sendiri, Tanggal 17 Februari lalu. Belum sampai satu bulan, sudah kejadian seperti ini, sangat disayangkan. Tapi saya tidak mau ngomong, menunjuk orang," kata Alex.

" Tapi, secara umum saya tegaskan lagi komitmen Pemprov Sumsel dengan didudukung seluruh kabupaten/kota, yaitu perang terhadap narkoba," tegasnya. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polri Usut Potensi Pidana Anjloknya IHSG, Diduga Kuat Akibat Saham Gorengan

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12

Penyidik Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Bekas Menhut Siti Nurbaya

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07

Suplai MBG, Kopontren Al-Kautsar Patut Dicontoh

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:01

Pengacara Yaqut Sebut Bos Maktour Travel Fuad Hasan Bohong Soal Terima Hadiah Kuota Haji

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:58

Dirut BEI Mundur Hanya Redam Tekanan Jangka Pendek

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:49

Kapolri Pimpin Sertijab Pati dan Kapolda, Cek Siapa Saja?

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:47

SPPG Tak Boleh Asal-asalan Siapkan Menu MBG saat Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:30

Program Mangrove BNI Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Banyuwangi

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26

Giliran Mirza Adityaswara Mundur dari OJK, Total 4 Komisioner Pamit Beruntun

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:19

Yaqut Bantah Kasih Jatah Kuota Haji Khusus Maktour Travel

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:10

Selengkapnya