Berita

Dunia

Indonesia All Out Bidik Wisatawan Belanda

SENIN, 14 MARET 2016 | 11:09 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemerintah melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Belanda mulai fokus menggarap potensi turis asal Belanda yang selama ini belum tergarap maksimal.

Hal tersebut disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja, saat melakukan pertemuan dengan jajaran BUMN Pariwisata PT Hotel Indonesia Natour (HIN) di ruang rapat KBRI Belanda, di Jalan Tobias Aserlaan, Den Haag.

"Merespons program pemerintah untuk menggaet wisatawan hingga angka 20 juta per 2019, KBRI Belanda menurut Duta Besar Pak Puja, akan melakukan berbagai langkah simultan merebut pasar wisatawan Belanda," ujar Komisaris PT Hotel Indonesia Natour, Michael Umbas, didampingi Dirut, Iswandi Said, Minggu waktu setempat (13/3).


PIhak KBRI Belanda antara lain akan menghidupkan kembali festival Pasar Malam yang menjadi ajang promosi pariwisata di Den Haag yang sempat berhenti.

"Ajang ini salah satu yang bisa menjadi booster untuk menarik wisatawan Belanda dan Eropa," ujar Umbas.

Dalam pertemuan itu, pihak PT Hotel Indonesia Natour meminta dukungan KBRI Belanda untuk mempromosikan hotel milik BUMN tersebut.

"Kami memiliki pangsa pasar dari Belanda yang cukup signifikan namun ingin meningkatkan lebih besar lagi," ujar Direktur Utama PT HIN, Iswandi Said.

Pihak KBRI Belanda berjanji akan memaksimalkan kerjasama dengan stakeholder pariwisata nasional, termasuk PT HIN untuk menarik wisatawan Belanda. Apalagi mengingat diaspora Indonesia yang ada di Belanda mencapai 1,5 juta orang .

"Jumlah penduduk Belanda 17 juta jiwa dan banyak diantaranya memiliki ikatan sejarah dan emosional dengan Indonesia. Pokoknya kami akan all out menjadi ujung tombak mempromosikan Indonesia," kata Umbas mengutip Dubes I Gusti Wesaka Puja yang juga mantan Dubes RI di Austria. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polri Usut Potensi Pidana Anjloknya IHSG, Diduga Kuat Akibat Saham Gorengan

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12

Penyidik Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Bekas Menhut Siti Nurbaya

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07

Suplai MBG, Kopontren Al-Kautsar Patut Dicontoh

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:01

Pengacara Yaqut Sebut Bos Maktour Travel Fuad Hasan Bohong Soal Terima Hadiah Kuota Haji

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:58

Dirut BEI Mundur Hanya Redam Tekanan Jangka Pendek

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:49

Kapolri Pimpin Sertijab Pati dan Kapolda, Cek Siapa Saja?

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:47

SPPG Tak Boleh Asal-asalan Siapkan Menu MBG saat Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:30

Program Mangrove BNI Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Banyuwangi

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26

Giliran Mirza Adityaswara Mundur dari OJK, Total 4 Komisioner Pamit Beruntun

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:19

Yaqut Bantah Kasih Jatah Kuota Haji Khusus Maktour Travel

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:10

Selengkapnya