Berita

Geisz Chalifah/net

Politik

PILGUB DKI 2017

Geisz Chalifah: Mengapa Memilih Orang Yang Beragama Sama Dibilang Rasis?

JUMAT, 11 MARET 2016 | 18:42 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Masyarakat Jakarta harus mengusung kekuatan melawan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menghadapi Pilgub 2017.

"Umat Islam harus bersatu melawan Ahok," tegas pengamat politik, Geisz Chalifah, dalam diskusi "Jakarta Tanpa Ahok" di kawasan Tebet, Jakarta, Jumat (11/3).

Geisz dulunya dikenal sebagai pembela setia Ahok. Tapi dia mengubah sikapnya karena menganggap Ahok mulai arogan dan mengajak perang terhadap rakyatnya sendiri.


Selanjutnya, dia menilai umat Islam DKI Jakarta tidak layak dipimpin sosok yang terkenal arogan.

"Orang yang muncul dengan kekasarannya maju menjadi pemimpin ibukota, tanpa Assalamualaikum, dan mengajarkan anak-anak kita kata-kata yang kasar," tegas Geisz yang juga relawan Medical Emergency Committe (MER C) .

Selain itu, Geisz juga mengkritik gagalnya kaderisasi yang dilakukan partai Islam dan gerakan mahasiswa Islam.

"Kemana parpol Islam dan gerakan mahasiswa Islam? HMI, PMII dan yang lain. Ketika ada Ahok, baru semua bicara. Sebelumnya pada kemana?" sesalnya.

Dia juga mengkritik pendapat yang mendiskreditkan umat Islam jika memilih pemimpin berdasarkan agama. Menurutnya, tidak ada rasisme dalam pilihan politik.

"Penentuan politik itu kan hak masing-masing dan dijamin undang-undang. Kenapa kalau mau milih orang yang beragama sama terus dibilang rasis?" ungkapnya. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya