Berita

Hyeri "Girl's Day":net

Blitz

Hyeri "Girl's Day", Meningitis, Belum Boleh Keluar RS

JUMAT, 11 MARET 2016 | 09:01 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Keadaan Hyeri ternya­ta masih belum sepenuhnya membaik. Personel Girl's Day itu masih harus dirawat di rumah sakit lebih lama karena radang otak yang dideritanya. Agency Hyeri, Dream Tea Entertainment, mengumumkan bahwa bintang Reply 1988 tersebut masih harus menjalani perawatan lebih mendalam se­hingga masih belum bisa men­inggalkan rumah sakit seperti pengumuman sebelumnya.

"Hyeri perlu lebih banyak waktu untuk istirahat dan pe­mulihan. Dia juga menjalani perawatan lebih jauh," ujar perwakilan agency.

Mereka melanjutkan, "Se­mentara status medisnya saat ini stabil, kami akan terus memonitor perkembangannya. Dia tidak akan keluar (rumah sakit). Alih-alih, dia akan men­erima perawatan sampai dia benar-benar pulih."


Agency menegaskan bahwa pemulihan dan kesehatan Hy­eri adalah yang terpenting.

"Temperaturnya sudah ban­yak turun dan dia mulai pu­lih, tapi kami berencana un­tuk membiarkannya istirahat dulu."

Hyeri dilarikan ke rumah sakit akhir pekan lalu pasca konser setelah mengeluh sakit kepala dan demam tinggi.

Netter dan fans sendiri antara lega sekaligus khawatir. Mer­eka tentunya senang kondisi Hyeri berangsur membaik namun curiga agency bohong juga tak terelakkan. Pasalnya, meningitis adalah radang pada membran pelindung yang me­nyelubungi otak dan sumsum tulang belakang yang termasuk penyakit serius dan butuh waktu penyembuhan lama.

"Hyeri itu sudah dipekerja­kan terlalu keras! Dia sekarang kena penyakit yang serius dan bisa menghilangkan nyawan­ya! Dia butuh istirahat lama banget," kritik netter. "Ben­eran sudah membaik? Seper­tinya kalian memburu-buru dia cepat sembuh. Kalaupun sudah sembuh dia harus isti­rahat dulu. Kasus meningitis tidak ada yang sembuhnya cepat."

Netter pun meminta Dream Tea agar tak memburu Hyeri segera comeback hanya karena saat ini sedang laris. ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya