Berita

ahok/net

Ahok: Fadli Zon Loe Dengar!

JUMAT, 11 MARET 2016 | 09:17 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menanggapi santai perihal ungkapan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang mengatakan pembelian lahan Sumber Waras oleh Pemrov DKI biasa jadi kasus korupsi besar.

"Aduh Fadli Zon loe dengar," ujar Ahok di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (11/3).

Orang nomor satu di DKI itu menilai Komisi Pembetantasan Korupsi (KPK) sudah melaksanakan tugasnya secara profesional dalam menangani dugaan kasus korupsi tersebut.


"Sumber Waras kan semuanya udah lengkap, BPK udah nulis, KPK udah laporin minta BPK untuk investigasi, terus udah dikirim ke KPK kan. KPK lagi berusaha mencari dua bukti untuk menetapkan sampai sekarang belum ketemu," terang Ahok.

Oleh sebab itu, dia mengatakan apabila Fadli menilai ada yang tidak benar dari pengusutan kasus tersebut, sama saja dia menilai KPK bekerja tidak profesional. (Baca: Fadli Zon: Pembelian Lahan Sumber Waras Bisa Jadi Kasus Korupsi Besar)

"Kan yang pilih KPK kan Fadli Zon dan Komisi III DPR. Jadi suruh Fadli Zon yang terhormat, yang terhormat nih jangan nanti tersinggung lagi, anggota dewan yang terhormat, Wakil Ketua DPR RI mungkin bisa kasih tahu kepada KPK, korupsinya si Ahok tuh lebih besar begitu, temuannya ini, ya sampaikan dong. Kan dianggap KPK perlu diajarkan sama yang terhormat Fadli Zon ya kan," sindir Ahok.

Desember 2015 lalu, sejumlah anggota DPRD DKI sempat melaporkan dugaan korupsi RS Sumber Waras ke KPK. Laporan itu didasari atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyebut adanya indikasi kerugian daerah sebesar Rp 191 miliar dalam pembelian lahan yang rencananya akan diperuntukkan bagi pembangunan RS kanker itu. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya