Berita

joko widodo/net

Politik

Jokowi Muncul Sebentar Dalam Jumpa Pers Puan Dan Khofifah

KAMIS, 10 MARET 2016 | 15:48 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Joko Widodo sempat mengejutkan para wartawan di Istana Negara. Tiba-tiba dia mengumpulkan wartawan untuk acara keterangan pers.

Jokowi muncul di hadapan para jurnalis didampingi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, dan jurubicara presiden, Johan Budi.

Ternyata, Jokowi hanya memberi keterangan tidak sampai 10 detik. Ia cuma menerangkan bahwa konferensi pers akan mengklarifikasi tentang Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).


Kemudian Jokowi mempersilakan Puan Maharani mengambil alih konferensi pers, lalu pergi begitu saja sambil melemparkan senyum ke arah wartawan.

Diakui Puan,pemerintah saat ini sedang melakukan pembenahan teknis terkait KIS.

"Insya Allah untuk distribusi KIS sudah 90 persen terlaksana, Maret-April ini sudah selesai. Vaildasi data kami update terus. Hanya yang berhak yang bisa gunakan itu. Tahun ini ada penambahan menjadi 92  juta pengguna," kata Puan yang berbicara cukup cepat.

Soal kendala masyarakat menggunakan KIP, Puan akui bahwa kartu ini hanya berlaku sekali setahun. Yaitu, di masa kenaikan kelas pada Juni atau Juli. Dia berharap, distribusi KIP sudah berjalan pada April sehingga bisa digunakan oleh mereka yang berhak pada Juni dan Juli.

Puan juga menerangkan tentang Program Keluarga Harapan, program bantuan dari Kementerian Sosial untuk keluarga miskin lewat bantuan uang tunai. Menurutnya, program ini akan diresmikan presiden pada akhir Maret ini.

"Semua keluarga harapan, dengan data baru, tak akan terlewatkan. Bagi keluarga yang sudah dapat, maaf kalau kami tarik dan akan diberikan kepada yang berhak," jelasnya. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polri Usut Potensi Pidana Anjloknya IHSG, Diduga Kuat Akibat Saham Gorengan

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12

Penyidik Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Bekas Menhut Siti Nurbaya

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07

Suplai MBG, Kopontren Al-Kautsar Patut Dicontoh

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:01

Pengacara Yaqut Sebut Bos Maktour Travel Fuad Hasan Bohong Soal Terima Hadiah Kuota Haji

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:58

Dirut BEI Mundur Hanya Redam Tekanan Jangka Pendek

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:49

Kapolri Pimpin Sertijab Pati dan Kapolda, Cek Siapa Saja?

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:47

SPPG Tak Boleh Asal-asalan Siapkan Menu MBG saat Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:30

Program Mangrove BNI Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Banyuwangi

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26

Giliran Mirza Adityaswara Mundur dari OJK, Total 4 Komisioner Pamit Beruntun

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:19

Yaqut Bantah Kasih Jatah Kuota Haji Khusus Maktour Travel

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:10

Selengkapnya