Berita

net

Kesehatan

Wabah DBD Sulit Diberantas

SABTU, 05 MARET 2016 | 03:30 WIB | LAPORAN:

Ikatan Dokter Indonesia mengatakan wabah demam berdarah dengue (DBD) sulit diberantas tuntas. Tetapi peluang menginfeksi masyarakat dapat diperkecil sehingga tidak menjadi kejadian luar biasa (KLB).

"Hemat saya, demam berdarah itu susah diberantas," kata Ketua Umum IDI Ilham Oetama Marsis di Jakarta, Jumat (4/3).

Dia menjelaskan, sulitnya DBD diberantas adalah karena perubahan cuaca yang tidak menentu. Cuaca yang terus berubah dari hujan menjadi cerah dan sebaliknya membuat genangan air di tempat tidak beralaskan tanah semakin banyak. Menjadi tempat favorit nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak.


Faktor berikutnya terjadi perubahan daerah desa menjadi perkotaan yang semakin banyak. Artinya, terjadi perubahan ekosistem dalam proses perubahan rural menjadi urban. Belum lagi ditambah pembabatan hutan yang membuat habitat nyamuk berpindah ke kawasan permukiman.

"Nyamuk di hutan berpindah karena hutan dibabat," beber Ilham.

Selain itu, faktor lain yang membuat penyakit DBD subur di Indonesia adalah kebiasaan masyarakat yang cenderung melakukan pembiaran terhadap genangan air bersih tempat berkembangnya jentik nyamuk.

"Masyarakat harus menghilangkan media pengembangbiakan jentik nyamuk demam berdarah," ujarnya.

Ditambahkan Ilham, nyamuk penyebab demam berdarah tumbuh subur di negara tropis seperti di Indonesia. Untuk itu, masyarakat dan instansi pemerintah harus kompak mencegah tumbuhnya penyakit demam berdarah.

Semua pihak tidak boleh membiarkan adanya genangan air tempat tumbuhnya jentik nyamuk. Selain juga pentingnya menerapkan pola hidup sehat. [wah]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Selesaikan Bentrok di Matraman dengan Kepala Dingin

Senin, 27 Juli 2026 | 20:25

Metode Backfill Tailing jadi Andalan Tambang Bawah Tanah Lebih Ramah Lingkungan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:24

Putusan Majelis Syura PKS: Dukung Kebijakan Ekonomi Prabowo Hingga Soroti LGBTQ

Senin, 27 Juli 2026 | 20:23

Pramono Minta Warga Kepala Dingin Sikapi Bentrokan di Matraman

Senin, 27 Juli 2026 | 20:16

Sebagai Wakil Rakyat, DPR Punya Tiga Tugas yang Wajib Dijalankan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:14

KSSK Bakal Libatkan Danantara dalam Setiap Pengambilan Keputusan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:02

Kuasa Hukum Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Masih Abu-Abu

Senin, 27 Juli 2026 | 19:59

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Komunitas Lintas Iman Satukan Tekad Hadapi Krisis Iklim

Senin, 27 Juli 2026 | 19:49

Kompetisi Debat Pemilu ke-VI Bawaslu Cetak Rekor Peserta Terbanyak

Senin, 27 Juli 2026 | 19:48

Selengkapnya