Berita

Lady Gaga:net

Blitz

Lady Gaga, Kampanye Antiperkosaan Bareng Wapres Amerika

SELASA, 01 MARET 2016 | 09:59 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Publik Oscar 2016 dibuat terpesona bukan hanya oleh penampilan maupun gimmick yang diciptakan di tengah ajang penghargaan bergengsi bidang perfilman itu. Di tengah acara, mereka juga dibuat kagum ke­datangan Joe Biden. Ya, Wakil Presiden AS itu dihadirkan ke panggung Academy Awards ke-88 untuk mengampanyekan antikekerasan seksual.

Saat Biden muncul, tamu undangan Oscar langsung bertepuk tangan dan berdiri. Namun Biden menolak stand­ing ovation yang diberikan kepadanya.

"Terima kasih, tidak, terima kasih. Saya orang paling tidak berkualifikasi di sini malam ini" katanya merendah.


Setelah tepuk tangan mereda dan undangan mulai duduk, Biden menyampaikan kampa­nyenya. "Mari kita mengubah budaya. Tidak ada lagi kekeras­an pada perempuan maupun laki-laki," tegasnya. Para kor­ban, menurutnya tidak melakukan kesalahan.

Lingkungan yang harus berubah untuk mendukung mereka dan men­gusahakan agar tak terjadi lagi.

Setelah me­nyampaikan aja­kannya untuk bergabung dalam kampanye "It's On Us", termasuk ke­pada dirinya sendi­ri bahkan Presiden Barack Obama, Biden memberi kesempatan bagi salah satu pe­nyanyi favoritnya, Lady Gaga untuk tampil.

Penampilan Gaga masih ber­hubungan dengan kampanye soal kekerasan seksual. Ia menyanyikan lagu yang ditulis bersama Diane Warren, Til It Hap­pens to You.

Tampil dengan gaun dan celana berwarna putih, Gaga tampil bak primadona. Setiap dentingan piano hingga vokal yang menawan sukses mem­buat Gaga sukses menguasai panggung.

Beberapa nama seperti Ra­chel McAdams dan Kate Winslet nampak menangis melihat penampilan Gaga. Gaga sendiri juga tak bisa menahan air matanya yang keluar di akhir penampilan­nya. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya