Berita

militan ISIS/net

Dunia

ISIS Serang Upacara Pemakaman Tokoh Syiah

SELASA, 01 MARET 2016 | 08:01 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Irak terus diterjang serangan bom bunuh diri. Kemarin, pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di sebuah pemakaman di Muqdadiyah, provinsi Diyala. Serangan itu menewaskan sedikitnya 38 orang dan melukai puluhan lainnya.

Di hari yang sama, sedikitnya delapan petugas keamanan tewas dalam serangan yang menargetkan sebuah pos pemeriksaan di Baghdad, pinggiran barat Abu Ghraib.

Diberitakan Aljazeera, kelompok Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS mengaku bertanggung jawab atas dua serangan kemarin itu.


Serangan di Muqdadiyah menargetkan acara pemakaman tokoh Syiah ternama dari Beni Tamim, salah satu suku utama di provinsi Diyala.

Dua orang perwira berpengaruh di komite keamanan Diyala disebutkan tewas dalam ledakan itu.

Menanggap serangan itu, para pejabat keamanan meminta warga Diyala tenang. Sementara, Gubernur Diyala, Muthanna al-Tamimi, menegaskan, Miqdadiyah tidak akan jatuh ke dalam perangkap perselisihan sektarian yang dipromosikan oleh beberapa politisi.

Serangan di Miqdadiyah terjadi hanya beberapa jam setelah 16 tentara tentara Irak dan para pejuang setempat tewas akibat serangan bom ke barak mereka, di sebuah desa di selatan dari Fallujah.

Serangan-serangan brutal di hari Senin itu terjadi satu hari setelah pada hari Minggu dua bom yang diletakkan di pinggir jalan meledak dan menewaskan sedikitnya 70 orang.

Bom tersebut menargetkan pasar di Kota Sadr, lingkungan mayoritas Syiah di utara Baghdad. Ledakan itu juga mengakibatkan 100 orang luka-luka.

Sedangkan di Abu Ghraib, sejumlah polisi diculik dan kemudian sebuah desa di dekatnya juga diserbu oleh pasukan bersenjata. ISIS pun mengaku bertangggung jawab atas dua serangan itu. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polri Usut Potensi Pidana Anjloknya IHSG, Diduga Kuat Akibat Saham Gorengan

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12

Penyidik Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Bekas Menhut Siti Nurbaya

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07

Suplai MBG, Kopontren Al-Kautsar Patut Dicontoh

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:01

Pengacara Yaqut Sebut Bos Maktour Travel Fuad Hasan Bohong Soal Terima Hadiah Kuota Haji

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:58

Dirut BEI Mundur Hanya Redam Tekanan Jangka Pendek

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:49

Kapolri Pimpin Sertijab Pati dan Kapolda, Cek Siapa Saja?

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:47

SPPG Tak Boleh Asal-asalan Siapkan Menu MBG saat Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:30

Program Mangrove BNI Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Banyuwangi

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26

Giliran Mirza Adityaswara Mundur dari OJK, Total 4 Komisioner Pamit Beruntun

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:19

Yaqut Bantah Kasih Jatah Kuota Haji Khusus Maktour Travel

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:10

Selengkapnya