Berita

Pertahanan

BIN Rekrut 2000 Personil Baru

SENIN, 29 FEBRUARI 2016 | 18:43 WIB | LAPORAN:

Komisi I DPR RI mengadakan rapat kerja dengan Badan Intelijen Negara (BIN), Senin (29/2).

"Progres-progres aja. Situasi di Poso, Papua. Akan ada penambahan rekrutmen anggota BIN," kata Wakil Ketua Komisi I TB Hasanuddin, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/2).

Rapat juga membahas tentang perekrutan anggota BIN yang baru. Dia menyebut BIN butuh 5000 personil baru. Dalam perekrutan, BIN bekerja sama dengan Kementerian PAN-RB.


"Rekruitmen yang disebutkan melalui pendidikan. Sekarang ini sudah ada 3000-an sekian, butuhnya 5.000. Rektutmen sedang kerjasama dengan Menpan-RB," katanya.

Untuk memenuhi kekurangan personil BIN, lanjut TB, BIN baru mengusulkan dana sebesar Rp 700 miliar. Namun bukan berarti dana sebesar itu harus diserahkannsemua ke BIN.

"Kita setuju (BIN) butuh dan kurang orang. Kalau anggaran segitu kita tunggu nanti. Bukan berarti uangnya diserahin ke BIN semua. Mungkin uangnya pelatihan dasar di Menpan-RB," selorohnya.

Pasalnya menurut dia, rekrutmen juga harus dibarengi dengan pelatihan-pelatihan yang berkualitas. Sebab, kepala BIN bekewajiban meningkatkan kemampuan bawahannya. Apalagi rekrutmen itu akan disebar ke seluruh penjuru nusantara.

"Ngeplot orang intelijen harus lihat status daerahnya itu. Jadi bagaimana ancamannya. Kedua, jumlah penduduk dan luas daerah," tukasnya.[dem]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya