Berita

dokumen konsultasi tridaya

Hukum

KISRUH MASELA

Lukman Hakim: KPK Perlu Telusuri Konflik Kepentingan Kuntoro

SENIN, 29 FEBRUARI 2016 | 13:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tanpa diminta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa bergerak untuk menelusuri dugaan korupsi berbentuk penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Komisaris Utama PT. PLN, Kuntoro Mangkusubroto.

Hal itu dikatakan pengamat kebijakan publik dari Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama), Lukman Hakim, kepada redaksi beberapa saat lalu (Senin, 29/2).

Lukman menyorot beredarnya dokumen konsultasi yang diberikan Tridaya Advisory kepada Inpex Masela terkait dengan pengelolaan Blok Masela tertanggal 11 Desember 2015.  Sejak Januari 2015 Tridaya Advisory aktif berkomunikasi dan memberikan saran kepada Inpex Masela serta ikut dalam berbagai pertemuan yang dilakukan Inpex Masela dengan pihak-pihak lain. Dokumen ini mencuat di tengah isu pengucuran uang bernilai besar dari Inpex Masela kepada firma konsultan Tridaya Advisory.


Belakangan diketahui bahwa konsultan yang mendampingi Inpex itu diperkuat oleh sejumlah tokoh termasuk di dalamnya Kuntoro Mangkusubroto yang saat ini adalah Komisaris Utama PT PLN Persero. Selain dia, ada Erry Riyana Hardjapamekas, mantan pimpinan KPK yang diduga memiliki kaitan dengan kemandegan beberapa kasus "big fish" yang ditangani KPK.

"Penyelidikan KPK itu memang harus dilakukan atas Kuntoro. Ada konflik kepentingan dia sebagai pejabat negara dan tidak menutup kemungkinan mengakibatkan kebijakannya didasari kepentingan pribadi atau golongan," tegasnya.

"Kebijakan publik itu bukannya tidak bisa dihukumkan, apalagi kalau sudah ada indikasi dana dari swasta yang masuk ke dia," tambah Lukman.

Lukman mengingatkan bahwa sejak awal pengangkatan Kuntoro sebagai Komut PLN sudah muncul kecurigaan terkait hubungan personalnya dengan Menteri ESDM, Sudirman Said. Sudirman pernah menjadi bawahan Kuntoro ketika bersama-sama bekerja di Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh pasca tsunami 2004.

"Apakah konflik kepentingan Kuntoro dalam kasus Blok Masela berhubungan dengan sikap Sudirman Said yang ngotot pembangunan kilang dilakukan di laut? Dan adakah hubungannya dengan indikasi aliran dana dari Inpex ke Tridaya? Itu harus diusut KPK," jelas Lukman. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polri Usut Potensi Pidana Anjloknya IHSG, Diduga Kuat Akibat Saham Gorengan

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12

Penyidik Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Bekas Menhut Siti Nurbaya

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07

Suplai MBG, Kopontren Al-Kautsar Patut Dicontoh

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:01

Pengacara Yaqut Sebut Bos Maktour Travel Fuad Hasan Bohong Soal Terima Hadiah Kuota Haji

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:58

Dirut BEI Mundur Hanya Redam Tekanan Jangka Pendek

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:49

Kapolri Pimpin Sertijab Pati dan Kapolda, Cek Siapa Saja?

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:47

SPPG Tak Boleh Asal-asalan Siapkan Menu MBG saat Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:30

Program Mangrove BNI Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Banyuwangi

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26

Giliran Mirza Adityaswara Mundur dari OJK, Total 4 Komisioner Pamit Beruntun

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:19

Yaqut Bantah Kasih Jatah Kuota Haji Khusus Maktour Travel

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:10

Selengkapnya