Berita

yusril ihza mahendra/net

Politik

Yusril Tingkatkan Penggalangan Kekuatan Agar Head To Head Lawan Ahok

SENIN, 29 FEBRUARI 2016 | 13:06 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Keputusan Walikota Bandung, Ridwan Kamil, tidak mencalonkan diri sebagai kandidat Gubernur DKI Jakarta, menjadi peluang menjanjikan bagi bakal calon lainnya, Yusril Ihza Mahendra.  

"Dengan mundurnya RK dari bursa pencalonan Gubernur DKI, kami tingkatkan penggalangan kekuatan untuk terjadinya head to head melawan Petahana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)," kata Yusril dalam pesan berantainya, Senin (29/2).

Pakar hukum sekaligus mantan menteri di era kepresidenan ini bahkan menyampaikan manuver politiknya menggalang dukungan dari beberapa tokoh politik senior.


"Malam ini saya akan bertemu dengan SBY di Cikeas untuk menjajaki pandangan Partai Demokrat tentang pencalonan Gubernur DKI," jelasnya.

Politisi lain yang sudah ia temui adalah tokoh Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo dan tokoh PDI Perjuangan Jakarta, Boy Sadikin.

"Dalam minggu ini saya berharap pertemuan dengan partai-partai lain termasuk sudah dapat diselesaikan. Dari rangkaian pertemuan dengan pimpinan partai-partai ini, nanti kami harapkan akan mengerucut pada satu kesimpulan, yakni ada head to head hadapi Pak Ahok," jelasnya.

Ditambahkan Ketum Partai Bulan Bintang ini, target head to head melawan Ahok adalah agar rakyat bisa fokus memilih gubernur DKI seperti Pilpres 2014 yang lalu (Jokowi Vs Prabowo).

"Sementara itu penggalangan dukungan rakyat secara langsung mulai bergerak awal Maret ini. Kami targetkan bulan Juni nanti sudah berhasil dukungan minimal 1 juta rakyat DKI sehingga siap untuk verifikasi," katanya. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polri Usut Potensi Pidana Anjloknya IHSG, Diduga Kuat Akibat Saham Gorengan

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12

Penyidik Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Bekas Menhut Siti Nurbaya

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07

Suplai MBG, Kopontren Al-Kautsar Patut Dicontoh

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:01

Pengacara Yaqut Sebut Bos Maktour Travel Fuad Hasan Bohong Soal Terima Hadiah Kuota Haji

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:58

Dirut BEI Mundur Hanya Redam Tekanan Jangka Pendek

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:49

Kapolri Pimpin Sertijab Pati dan Kapolda, Cek Siapa Saja?

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:47

SPPG Tak Boleh Asal-asalan Siapkan Menu MBG saat Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:30

Program Mangrove BNI Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Banyuwangi

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26

Giliran Mirza Adityaswara Mundur dari OJK, Total 4 Komisioner Pamit Beruntun

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:19

Yaqut Bantah Kasih Jatah Kuota Haji Khusus Maktour Travel

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:10

Selengkapnya