Berita

ilustrasi/net

Media Wayang Efektif Sebarkan Nilai Empat Pilar MPR

SABTU, 27 FEBRUARI 2016 | 11:05 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Tepat Jumat malam (26/2), yang juga hari ulang tahun ke-445 Kabupaten Banyumas, MPR RI bekerjasama dengan pemerintah setempat menggelar pagelaran wayang kulit semalam penuh.

Pagelaran itu dalam rangka mensosialisasikan Empat Pilar MPR, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pagelaran Wayang itu mampu menyita perhatian dan antusiasme pejabat dan masyarakat setempat. Antara lain jajaran Pemkab Banyumas mulai dari Bupati Achmad Husein, Kapolres, Dandim, hingga para Camat, Kepala Desa turut hadir pada acara tersebut.


Selain itu sejumlah anggota MPR RI juga terlihat hadir. Mereka adalah Novita Wijayanti (Fraksi Gerindra), Mohamad Toha (Fraksi PKB), M. Martri Agoeng (Fraksi PKS), dan Achmad Mustaqim (Fraksi PPP).

Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal MPR RI. Ma’ruf Cahyono, mengatakan, pagelaran wayang kulit adalah salah satu metode Sosialisasi Empat Pilar. Sosialisasi di daerah lain juga diselenggarakan sesuai dengan budaya masyarakat setempat.

Disampaikan juga bahwa pagelaran wayang ini bukan hanya sekadar tontonan namun harus diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Mari kita saksikan pagelaran wayang kulit ini, terus jaga dan laksanakan nilai-nilai luhur bangsa," tegas putra asal Banyumas itu.

Bupati Banyumas, Achmad Husein, dalam sambutannya menyatakan, sosialisasi melalui wayang sangat strategis. Apalagi masyarakat Banyumas sangat mencintai kesenian wayang.

"Mudah-mudahan pagelaran wayang Empat Pilar ini membuat masyarakat Banyumas semakin memahami makna Empat Pilar," ujar Achmad Husein.

Mewakili pimpinan MPR RI, Achmad Mustaqim, mengharapkan, sosialisasi ini bisa memicu masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai luhur.

"Sosialisasi ini penting tak hanya tingkat nasional, namun juga harus sampai pedesaan," ujarnya. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya