Berita

Gatot Dewa Broto/net

Politik

Kemenpora: Pemerintah Sangat Serius Ingin Mencabut Pembekuan PSSI

SABTU, 27 FEBRUARI 2016 | 10:21 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga, sangat serius berniat mencabut surat keputusan pembekuan PSSI.

Hal itu dikatakan Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot Dewa Broto, dalam diskusi "Alangkah Lucunya Sepakbola Kita", di Cikini, Jakarta, Sabtu (27/2).

"Kami sangat serius mencabut. Kami enggak ingin terbelenggu dengan masalah PSSI, masalah kami banyak. Asian Games, Moto GP, F1, dan dalam dua tahun terakhir kita benar-benar paceklik (prestasi)," ujar Gatot.


Dia tegaskan, pemerintah tidak mau terbelenggu polemik pembekuan PSSI. Karena itu, cepat atau lambat masalah ini harus diakhiri.

Menyinggung sempat beredarnya informasi beragam soal rencana mencabut pembekuan PSSI, Gatot mengaku sangat menghormati Ketua Tim Adhoc PSSI, Agum Gumelar, yang mengklaim bahwa pemerintah akan mencabut pembekuan.

Gatot tidak menuduh Agum Gumelar salah mengartikan hasil pertemuan dengan Presiden, Wapres dan Menpora di Istana Presiden pada Rabu lalu. Namun, ia mendapat informasi berbeda dari Menpora dan Sekretaris Kabinet.

"Pak Agum tidak salah, betul 100 persen. Saya katakan Bapak enggak perlu ke dokter THT, bapak benar. Hanya saja saya mendengar dari Menpora bahwa ada perintah presiden agar dikaji rencana pembekuan itu. Seskab juga katakan hal sama," terangnya.

Dia terangkan bahwa laporan Kemenpora terhadap rencana pencabutan pembekuan sudah sempat dilaporkan ke Presiden Jokowi pada Kamis petang lalu. Namun, pihak Istana meminta laporan tersebut lebih dilengkapi.

"Apakah (rencana mencabut pembekuan) ini angin sorga saja? Tidak, karena di depan kita banyak event internasional. Kita ingin segera berlaga. Sepakbola jadi favorit dan brandingnya Indonesia, maka itu harus jadi fokus," kata Gatot. [ald]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya