Berita

Ersa Mayori: net

Blitz

Ersa Mayori, Dukung KPI Larang Siaran Pria Kemayu

SABTU, 27 FEBRUARI 2016 | 09:07 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Anak-anak umumnya pal­ing cepat belajar dari apa yang mereka lihat. Untuk itu, Ersa Mayori selalu mendampingi kedua anaknya saat mereka menyaksikan televisi atau ber­selancar di internet.

"Mendampingi bareng, saya tahu apa-apa saja yang ditonton. Sudah terukur, kalau nonton lewat YouTube sudah pasang re­striction, sudah diaktifkan se­mua," kata presenter, model dan artis ayu ini.

Saat Komisi Penyiaran In­donesia (KPI) mengeluarkan larangan untuk tidak menampil­kan pria yang bergaya kemayu, berdandan atau bertingkah laku seperti perempuan. Ersa menilai, KPI bisa memenuhi tanggung jawabnya untuk mengawasi setiap tayangan televisi.


"KPI memang harus memoni­tor yang ada di televisi. Semua hal, bukan itu saja," jelas Ersa.

Pemain film Janji Joni dan Co­boy Junior The Movie ini juga selalu mencontohkan apa saja kata-kata yang wajib diucapkan sang buah hati. Berbagai perbua­tan baik juga selalu diperlihatkan di depan anak dengan maksud agar mereka cepat menyerap dan diaplikasikan dalam ke­hidupan.

"Dari hal-hal kecil, sama orang-orang rumah saja, se­lalu bilang tolong, maaf, terima kasih. Kalau bisa lakuin sendi­ri, nggak akan minta tolong. Itu jadi contoh," tutur Ersa.

Musim hujan yang meningkat­kan risiko penyakit infeksi pun membuat Ersa waspada. Ia men­gajak anak-anaknya untuk lebih banyak makan buah dan sayuran agar tak gampang sakit.

"Iya karena musim hujan kan. Anak-anak cerita ketika di rumah temannya yang ini nggak masuk, temannya yang itu sakit. Makanya saya ajak supaya mau lebih banyak makan buah dan sayuran supaya nggak gampang sakit," jelas istri Otto Satria Jauhari, putra dari bankir Dicky Iskandar Dinata ini.  ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya