Berita

Sandiaga Salahuddin Uno:net

Wawancara

WAWANCARA

Sandiaga Salahuddin Uno: Saya Masih Komunikasi Dengan Pak Ridwan Kamil, Bismillah Saja...

SABTU, 27 FEBRUARI 2016 | 08:27 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pengusaha muda ini sudah bulat tekadnya maju dalam ajang kontestasi Pilkada DKI Jakarta. Setiap hari, Sandi­aga intens blusukan ke luar-masuk kampung di Ibukota. Terbukti ketika Rakyat Merdeka mengontaknya baru-ba­ru ini, Sandiaga mengaku sedang menggelar pertemuan bersama para habib di Jakarta. Sandiaga agaknya tak akan terlalu sulit untuk mendapatkan tiket cagub di Jakarta, lantaran kini dia sudah masuk jajaran pengurus Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerin­dra) pimpinan Letjen (Purn) Prabowo Subianto. Dia pun sudah mendapat restu dari Prabowo. Disokong Partai Gerindra, Sandiaga digadang-gadang akan dipasangkan dengan Walikota Bandung Ridwan Kamil yang bisa dibi­lang satu 'almamater'. Maklum saja saat maju sebagai calon Walikota Bandung Ridwan Kamil disokong Gerin­dra. Berikut penjelasan Sandiaga terkait kemungkinan­nya maju bersama Ridwan Kamil;

Sejauh ini sudah berapa ban­yak dukungan Anda kantongi?
Masih awal sekali, kita masih baru memulai programnya. Jadi Bismillah saja, kita mulai ting­katkan silaturahim kita dengan warga, khususnya warga yang selama ini belum silaturahim. Kita berharap enam bulan ke depan kita bisa lebih mendengar suara rakyat Jakarta, maunya Jakarta ini dibawa ke mana? Kita ingin mendengar aspirasi mereka seperti apa.

Beberapa waktu lalu Anda sudah bertemu dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, apa respons beliau terkait niat Anda nyagub di Jakarta?

Beberapa waktu lalu Anda sudah bertemu dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, apa respons beliau terkait niat Anda nyagub di Jakarta?
Beliau sampaikan pesan kepada saya agar meningkatkan kinerja untuk menyapa bersosialisasi kepada masyarakat Jakarta, ta­warkan solusi buat rakyat dalam menghadapi kesulitan lahan usa­ha, sulitnya ketersediaan lapangan pekerjaan dan harga-harga yang melonjak. Beliau mengatakan coba pikirkan solusinya.

Baru-baru ini Anda juga menggelar pertemuan tertutup dengan Walikota Bandung Ridwan Kamil. Apakah per­temuan itu dalam rangka mem­bicarakan Pilkada Jakarta?
Ya Alhamduillah pertemuan­nya berlangsung guyub, cair, ban­yak bicara soal pasar karena saya passionnya di pasar tradisional karena saya menjadi pimpinan di asosiasi pedagang pasar. Kita banyak bicara soal bagaimana merevitalisasi pasar. Nggak ban­yak sih bicara soal DKI. Dan saya juga baca di media saat ini beliau sedang mempertimbang­kan (untuk maju atau tidaknya di Pilkada DKI Jakarta). Hingga kini saya masih komunikasi terus dengan beliau. Beliau memantaui terus situasi terkini (Pilkada DKI). Sepertinya beliau akan mengambil keputusan yang lebih cepat dari yang diperkira­kan. Tentunya saya menghargai dan mengapresiasi (keputusan Ridwan Kamil) karena dari calon-calon yang ada hanya beliau yang paling popular.

Dari pertemuan itu apakah ada sinyal dari Ridwan Kamil untuk bersedia maju?
Belum sih, dia cuma bilang ya nanti kita coba cari informasi lebih lanjut dan dia mau bicara terlebih dulu dengan penasehat-penasehatnya, belum ada pem­bicaraan yang definitif.

Jika Ridwan Kamil maju, apakah Anda bersedia jadi cawagubnya?

Politik itu dinamis dan saya akan ikuti dinamika ini. Saya tidak ingin berandai-andai. Saya sudah memutuskan untuk melangkah, jadi nanti hasilnya bagaimana itu tergantung ikhtiar kita. Niat kita murni, tulus, ikhlas, Insya Allah Allah akan memberikan jalan.

Selain dengan Gerindra, partai mana saja yang sudah Anda lobi?
Kami juga kemarin sudah ber­bicara dengan Pak Sekjen Partai Demokrat Pak Hinca Panjaitan, terus dengan teman-teman dari Golkar, PAN dan dari PDIPden­gan Pak Boy Sadikin juga sudah ketemu dan dari PKS juga sudah ketemu. Kami ingin menjalin silaturahmilah dengan semuanya. Karena kan tak kenal, maka tak sayang, jadi kita harus terus silaturahim.

Sebenarnya kelebihan apa yang ingin Anda 'jual' untuk menyaingi bakal cagub incum­bent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)?
Saya sih melihat mungkin den­gan track record saya dalam menciptakan lapangan kerja dan kemampuan saya untuk menawar­kan sistem perekonomian yang bisa meningkatkan kesejahteraan, pendekatan bisnis saya agar harga-harga itu tidak bergejolak dan melambung tinggi itu yang sementara saya tawarkan.

Memangnya sejauh ini presta­si Ahok dalam hal itu kurang?
Kemarin waktu saya sosialisasi di bawah tanggapan dari rakyat itu mengatakan bahwa pemerintah sejauh ini belum konsern dalam menuntaskan gelombang PHK dan kesulitan hidup yang dihadapi masyarakat khususnya kelas me­nengah ke bawah. Dan itulah yang akan menjadi perhatian saya.

Di antara bakal cagub DKI yang ada, siapa menurut Anda yang paling berat selain Ahok?
Saya melihat setiap calon ada kelebihan dan punya niat baik. Pak Yusril misalnya, saya melihat dia tokoh nasional yang mumpuni, Jakarta butuh sosok fenomenal seperti dia. Saya juga melihat Pak Ridwan Kamil, Pak Adhyaksa Daud nama-nama itu semua mumpuni. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya