Berita

Kesha:net

Blitz

Kesha, Klaim Diperkosa Produser, Didukung Musisi Dunia

RABU, 24 FEBRUARI 2016 | 08:35 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kesha sedang menjadi so­rotan. Ini terkait dengan pen­gakuan penyanyi ini pada 2014 yang mengklaim mengalami siksaan dan pemerkosaan se­lama bekerja sama dengan produsernya, Dr Luke. Kesha lantas mengajukan gugatan hukum untuk mengakhiri kon­traknya dengan Dr Luke.

Namun hakim Pengadilan New York Senin lalu memu­tuskan dia tetap harus menyele­saikan enam kontrak albumnya dengan Sony Music. "Kamu meminta pengadilan untuk membatalkan kontrak yang sudah dinegosiasikan dengan seksama dan ini tipikal dalam industri (musik)," ujar Hakim Shirley Kornreich mengutip kurangnya bukti medis dalam dugaan perkosaan terhadap pelantun hit Tik Tok dan My First Kiss ini.

Mendengar keputusan ha­kim, Kesha menangis di samp­ing ibunya. Dengan putusan ini, mau tidak mau ia harus melanjutkan kerjasamanya dengan Sony, tak peduli den­gan kasus perkosaan yang ia alami.


Dukungan para musisi lang­sung mengalir kepada Kesha. Lewat tanda pagar #FreeKe­sha, dukungan tersebut viral di media sosial Twitter.

"Orang-orang dari seluruh dunia mencintaimu @Kes­haRose. Dan saya mengatakan bahwa saya sangat mengag­gumi keberanianmu," kicau Lady Gaga.

"Mendukung @KeshaRose melalui masa traumatik, masa yang tidak adil, mengirim energi positif untuknya," tulis Lorde.

Tidak hanya dukungan moral, Kesha juga mendapat dukungan finansial dari Taylor Swift. Pen­embang Blank Space ini mem­berikan 250 ribu dolar AS secara cuma-cuma kepada Kesha.

Sementara Dr Luke produser sekaligus tertuduh membantah telah memperkosa penyanyi asal Amerika itu.

Dr Luke bahkan menuduh Kesha berbohong atas tuduhan penyerangan seksual yang di­laporkan terjadi pada Oktober 2014.

"Saya tidak memperkosa Kesha dan tidak pernah ber­hubungan badan dengan dia," kata Dr Luke. ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya