Berita

Happy Salma:net

Blitz

Happy Salma, Keluarga Prioritas Utama

RABU, 24 FEBRUARI 2016 | 09:16 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kehadiran sang buah hati banyak memberi perubahan pada kehidupan Happy Salma. Artis senior dan aktivis Teater ini berkomitmen mencurahkan sebagian besar waktunya untuk anaknya yang bernama Tjokorda Sri Kinandari Kerthyasa.

Lantaran cukup sibuk men­gurus anak, Happy kini cu­kup selektif menerima tawaran pekerjaan.

"Semenjak punya anak jadi lebih selektif memilih pekerjaan. Kalau pertunjukan teater lebih fleksibel dan bersahabat dengan anak. Apalagi, kalau pertunjuk­kannya bercerita tentang anak, anakku pasti senang menonton ibunya," tutur Happy.


Istri bangsawan Bali ini selalu memboyong serta sang buah hati saat dia melakoni pertunjukan teater, meski dia harus pulang pergi Jakarta-Bali sekalipun.

"Makanya saya nggak mau banyak-banyak ambil pekerjaan. Misalnya, tahun ini hanya dua atau tiga pertunjukan saja, untuk film pun maksimal dua," seloroh wanita 36 tahun kelahiran Suka­bumi ini.

Meski cinta pada dunia seni peran, keluarga adalah prioritas utama bagi Happy. "Seperti kebanyakan wanita, suami dan anak pasti jadi nomor satu dari­pada hal lainnya," tukasnya.

Adapun bobot tubuh Happy naik 20 kilogram usai melahir­kan putrinya. Beruntung, ia bisa kembali mendapatkan bentuk tubuh indahnya.

Happy berhasil memangkas 23 kilogram berat tubuhnya. Jika usai melahirkan bobot tubuhnya 78 kilogram, kini Happy telah memiliki berat ideal 55 kilo­gram. Happy pun berbagi tips menurunkan berat badan usai melahirkan.

"Gara-gara menyusui dan tetap berkegiatan, akhirnya kem­bali langsing," aku bintang film 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita dan Air Mata Terakhir Bunda ini. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya