Berita

ilustrasi/net

Kemenpar Tetap Tampilkan Wonderful Indonesia di Pameran Boston

MINGGU, 21 FEBRUARI 2016 | 23:44 WIB

RMOL. Kementerian Pariwisata kembali akan berpartisipasi pada pameran pariwisata tahunan yang akan diselenggarakan di Boston, yaitu Boston Globe Travel Show (BGTS) pada 19-21 Februari 2016. Acara itu diselenggarakan di Seaport World Trade Center.

Kepala Bidang Promosi Pasar Amerika dan Afrika, Muhammad Rizky Fauziyani mengatakan, tema yang diangkat tetap mengedepankan brand Wonderful Indonesia. Paviliun Indonesia tetap menampilkan desain yang terinspirasi oleh keanggunan kapal Phinisi yang dilengkapi dengan gambar-gambar keindahan alam, kekayaan budaya, kuliner dan masyarakat lokal Indonesia pada setiap sisinya.

"Untuk partisipasi kali ini, mengikutsertakan para pelaku industri pariwisata yang terdiri dari tour operator dan agen perjalanan seperti Top Indonesia Holiday, Doyan Tour dan Citra Nashwa Tour yang akan turut mempromosikan kepariwisataan Indonesia melalui penjualan paket-paket wisata ke destinasi pariwisata di Indonesia kepada masyarakat AS," kata dia dalam keterangannya, Minggu (21/2), di Jakarta.


Dia jelaskan, untuk menarik minat para pengunjung ke paviliun Indonesia dan juga meningkatkan promosi WI di sosial media, paviliun Indonesia juga disediakan di booth WI yang dapat diunggah dengan hashtag #wonderfulindonesia, mem-follow akun instagram@indtravel, maupun twitter @indtravelID, dan me-like facebook Wonderful Indonesia.

Selain itu, di panggung utama pada kegiatan BGTS ini, tim Wonderful Indonesia
akan menampilkan tarian khas Indonesia, yang berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Banyuwangi, Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah.

"Sebagai tambahan informasi, paviliun Indonesia juga menyediakan makanan khas serta kopi yang berasal dari Indonesia," ujarnya.

Dia mengatakan, untuk mengetahui preferensi pasar Amerika Serikat, akan dilakukan survey data pasar terhadap para pengunjung. Survey tersebut berisi tentang destinasi dan jenis wisata yang disukai, asal wisatawan, dan kapan mereka melalukukan perjalanan.

Hal ini akan membantu Kemenpar dalam menyusun dan meng-update strategi promosi pariwisata Indonesia di Amerika Serikat. [sam]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya