Berita

net

Kesehatan

MUI Minta Pemerintah Jamin Kehalalan Vaksin Polio

MINGGU, 21 FEBRUARI 2016 | 06:30 WIB

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Sulawesi Tengah meminta pemerintah menjamin vaksin yang akan digunakan dalam Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio pada 8-15 Maret 2016 mendatang halal sesuai ajaran Islam.

Ketua MUI Kota Palu KH. Zainal Abidin mengatakan, kegiatan yang dilakukan pemerintah yang melibatkan masyarakat harus dijamin kebersihan dan sterilisasinya dari segala bentuk virus. Yang terpenting harus bebas dari segala unsur yang haram di dalam Islam.

"Sesuatu yang dilakukan untuk umat manusia harus dijamin kehalalannya," katanya seperti dikutip Antara, Minggu (21/2).


Menurut Zainal yang juga pakar pemikiran Islam modern, pemerintah harus mempertimbangkan secara cermat dari sudut pandang keagamaan atas penyelenggaraan PIN Polio pada bulan Maret mendatang.

"Imunisasi merupakan sesuatu yang akan berujung pada konsumsi bayi, balita. Tentu, masyarakat akan mempertanyakan sumber dari vaksin yang dipergunakan oleh pemerintah. Nah, dalam hal ini saya kira butuh kejelasan dan penegasan dari pemerintah," jelasnya.

Namun demikian, MUI yakin bahwa pemerintah telah menyiapkan PIN Polio secara baik dari berbagai aspek.

"MUI akan selalu membantu pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera, tentu dari sudut pandang dan aspek penerapan nilai-nilai keagamaan," tegas Zainal yang juga Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu. [wah] 

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya