Berita

mako marinir/net

Nusantara

Resmi, Jalan Prapatan Raya Berganti Jadi Jalan Prajurit KKO Usman Dan Harun

JUMAT, 19 FEBRUARI 2016 | 12:41 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Jalan Prapatan Raya di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, kini sudah resmi berubah nama menjadi Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun

Perubahan nama jalan yang menghubungkan kawasan Tugu Tani dengan persimpangan Senen itu diresmikan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat.

Djarot menilai, perubahan nama jalan dengan total panjang kurang lebih 1.050 meter serta lebar 10 meter tersebut terasa pas, mengingat di tepi jalan tersebut berdiri Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar).


"Apalagi jika mengingat perjuangan keduanya sebagai prajurit KKO AL (sekarang Korps Marinir)," terang Djarot, di halaman Markas Komando Korps Marinir, Jakarta Pusat, Jumat (19/2).

Djarot menambahkan, perjuangan Harun Said dan Usman Hj Mohd Ali berbuah gelar pahlawan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 050/TK/Tahun 1968 tanggal 17 Oktober 1968 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan dan Tanda kehormatan Bintang Sakti.

Secara hukum perizinan, perubahan nama jalan ini telah sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Nomor 758 tahun 2013 tanggal 13 Mei 2013  yang menetapkan nama Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun menggantikan nama Jalan Prapatan.

Sedangkan berdasarkan hasil penelitian administrasi terhadap surat permohonan Komandan Korps Marinir tanggal 28 November 2012  Nomor B/1614/XI/2012 dan  rekomendasi dari Walikota Jakarta Pusat Nomor 54/1.792.1 tanggal 14 Januari  2013.

Prosesi penggantian nama jalan dilakukan melalui rangkaian upacara militer yang melibatkan ratusan prajurit dan sejumlah kendaraan tempur Korps Marinir TNI AL, bertempat di Halaman Markas Komando Korps Marinir, Jakarta Pusat.

Puncak peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine dan pembukaan selubung nama jalan Prajurit KKO Usman dan Harun.

Dalam acara tersebut turut hadir menjadi saksi peristiwa bersejarah itu antara lain Komandan Korps Marinir TNI AL Mayor Jenderal TNI (Mar) Buyung Lalana, S.E., para pejabat utama Korps Marinir TNI AL, sejumlah pejabat TNI dan Polri, jajaran pejabat Pemprov DKI Jakarta, serta masyarakat umum. [ald]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya