Berita

ilustrasi/net

Pertahanan

Kodam Cenderawasih Bantah Kabar OPM Dirikan Kantor Di Wamena

RABU, 17 FEBRUARI 2016 | 12:39 WIB | LAPORAN:

Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Teguh Pudji Raharjo, membantah kabar Organisasi Papua Merdeka (OPM) telah mendirikan kantor United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Barat.

Menurut Teguh, pihaknya memang mendapat informasi ada pertemuan warga yang dilakukan di kantor Dewan Adat Papua Kabupaten Jayawijaya.

"Gedung itu hanya berkapasitas hingga 200 orang, sementara OPM mengklaim 5.000 orang yang menghadiri kegiatan peresmian ULMWP," kata Teguh saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (16/2).


Teguh menegaskan tak mungkin ada 5.000 orang yang hadir dengan kapasitas gedung demikian. Selain itu, tidak ada bukti otentik yang bisa membuktikan ada peresmian kantor ULMWP itu.

"Berdasarkan informasi intelijen, tak ada pengerahan massa sebanyak ribuan orang. Selain tak ada bukti foto yang menunjukkan adanya kegiatan peresmian tersebut," urai Teguh.

Sebagaimana diwartakan, seorang aktivis Papua, Pentius Latipo, mengatakan, kegiatan peresmian kantor ULWP berlangsung dari pukul 08.00 WIT hingga pukul 17.00 WIT di kantor Dewan Adat Papua.

"Kegiatan ini diawali acara bakar-bakar dan ibadah pemberkatan kantor ULWP tepat pukul 13.00 WIT. Saya juga merasa heran kegiatan ini sama sekali tak diketahui pihak kepolisian," kata Pentius

Menurut Pentius saat ini total sudah terdapat tiga kantor ULMWP yang tersebar. Dua kantor lainnya terletak di negara kepulauan Vanuatu dan Kepulauan Solomon.‎

Pentius mengklaim kegiatan peresmian kantor ULMWP di Wamena itu dihadiri oleh 5.000-an orang. ‎Lembaga ini, bersama perkumpulan negara-negara di kawasan Melanesia, berperan untuk mendorong referendum Papua ke Dewan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya